Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Gubernur Jawa Timur Serahkan 7 Ijazah yang Tertahan di Sekolah swasta Kota Batu

Fajar Andre Setiawan • Selasa, 22 April 2025 | 16:59 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan secara simbolis ijazah yang tertahan di sekolah kepada alumnus SMA/SMK swasta Kota Batu tahun lalu di Aula Sekolah Alkitab.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan secara simbolis ijazah yang tertahan di sekolah kepada alumnus SMA/SMK swasta Kota Batu tahun lalu di Aula Sekolah Alkitab.

BATU - Tujuh alumnus SMA/SMK swasta di Kota Batu akhirnya menerima ijazah setelah satu tahun kelulusannya.

Ijazah tersebut diserahkan langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Aula Sekolah Alkitab Batu kemarin (21/4).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memang sedang menyoroti penahanan ijazah di SMA/SMK baik negeri dan swasta.

Khofifah meminta agar sekolah tak melakukan penahanan ijazah dengan alasan apapun.

Sebab, dokumen kelulusan itu wajib diberikan kepada siswa untuk keperluan baik studi lanjut maupun bekerja.

“Kami target penyaluran ijazah yang tertahan itu tuntas bulan ini,” ujarnya dalam acara pembukaan Ajang Talenta Peserta Didik tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025 kemarin.

Gubernur dua periode itu juga meminta cabdin pendidikan se Jawa Timur untuk melakukan pen dataan ulang terkait jumlah ijazah yang belum diberikan kepada lulusan SMA/SMK.

“Kalau sekolahnya sudah tutup kami bantu terbitkan secara gratis,” ucapnya.

Syaratnya identitas alumnus harus masuk dalam Dapodik.

Khofifah menyebut kepala cabdin harus bisa melakukan negosiasi terhadap sekolah yang melakukan penahanan.

Sehingga, ijazah bisa diberikan tanpa syarat apapun.

Khususnya untuk SMA/SMK swasta.

Pasalnya, dia menilai adanya ijazah di SMA/ SMK negeri yang tertahan itu lantaran belum diambil.

Bukan sengaja ditahan.

Biasanya karena alumnus sudah kerja di luar daerah.

Dia menyebut jika proses bonding oleh cabdin tidak berhasil, maka Pemprov Jatim akan turun tangan dengan melunasi tunggakan biaya pendidikan yang ada.

Lebih lanjut, Kasi SMA dan PKLPK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kota Malang dan Kota Batu M. Asrofi mengatakan masih ada belasan ijazah yang belum tersalurkan kepada lulusan SMA/SMK swasta.

Namun, itu bukan karena terganjal administrasi atau biaya pendidikan yang belum dibayarkan.

“Sisa belasan ijazah itu kami pastikan tun tas ter salurkan bulan ini juga,” pungkasnya. (ori/dre)

Editor : Aditya Novrian
#gubernur jawa timur #kota batu #Ijazah Ditahan #khofifa indar parawansa #sekolah swasta