BATU - Jumlah tour guide yang memiliki lisensi di Kota Batu masih minim.
Setidaknya hanya 38 pemandu wisata yang mengantongi lisensi.
Angka tersebut kontras dengan jumlah kunjungan wisata ke Kota Batu yang mencapai 11 juta per tahun.
Jumlah tour guide yang ada saat ini pun sudah berkurang jika dibanding tahun lalu.
Pada 2024 lalu jumlahnya mencapai 50 orang.
Itu artinya,ada penurunan sebanyak 12 tour guide tahun ini.
“Mayoritas berhenti dengan alasan menikah atau fokus mengurus keluarga,” ucap Ketua Batu Guide Community (BGC) Oding Alfarifta.
Dia menyampaikan profesi tour guide didominasi perempuan.
Maka wajar jika alasan-alasan tersebut kerap muncul.
Lebih lanjut, dia mengatakan setiap tour guide idealnya mengawal satu rombongan.
Saat hari-hari biasa, jumlah permintaan masih bisa dikover dengan jumlah tour guide yang ada.
Namun, masalahnya ada pada saat high season.
Sebab, pada momen tersebut permintaan tour guide bisa mencapai ratusan.
“Kami sering mengambil tour guide dari Kota Malang, Kota Surabaya, dan Kabupaten Banyuwangi untuk memenuhi permintaan,” ujarnya.
Dirinya berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus memberikan support kepada tour guide.
Baca Juga: Healing Sejenak, Ini Dia 5 Tempat Wisata Alam Di Kota Batu yang Wajib Dikunjungi!
Khususnya dalam memberikan bantuan untuk mengakses lisensi.
Terutama dalam hal pembiayaan prosesnya.
Dengan begitu, jumlah tour guide di Kota Batu bisa meningkat.
Sehingga, tak perlu lagi memanggil tour guide dari luar kota. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho