BATU - Angka kunjungan ke Perpustakaan Daerah Kota Batu turun 20 persen sepanjang bulan Ramadan ini.
Pada hari-hari biasa jumlah kunjungan rata-rata mencapai 100 orang.
Namun, sejak masuk bulan puasa.
Baca Juga: Ngabuburit Ditemani Buku Keren: Rekomendasi Bacaan Selama Bulan Ramadan!
Angka kunjungan rata-rata di angka 80 orang.
Kunjungan selama Ramadan juga dimanfaatkan pengunjung untuk ngabuburit.
Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Batu Ernawati Wahyuningsih mengatakan angka kunjungan sebenarnya sempat melonjak pada awal bulan Ramadan lalu.
Dia menduga itu karena libur awal puasa.
Baca Juga: Tetap Produktif di Bulan Ramadan: Cara Mengatur Waktu Belajar dan Ibadah dengan Baik
Sehingga, anak-anak sekolah memanfaatkannya untuk berkunjung ke perpustakaan.
“Jadi mulai akhir Februari sampai 6 Maret itu kunjungan sempat naik. Tapi setelah itu landai,” ujarnya.
Saat ini mayoritas pengunjung merupakan masyarakat umum.
Kunjungan dari pelajar hanya beberapa saja.
Mereka biasanya berkunjung setelah pulang sekolah.
Erna menilai penurunan angka kunjungan juga disebabkan perubahan jam operasional.
Dari yang semula 08.00- 15.30 menjadi 08.00-14.30.
Ditambah Sabtu dan Minggu perpustaakan tutup.
Baca Juga: Jam Belajar Lebih Singkat selama Ramadan
Namun, layanan perpustakaan masih tetap berjalan normal.
Misalnya, perpustakaan keliling ke sekolah-sekolah.
Termasuk pembinaan ke perpustakaan desa.
“Bahkan untuk bulan ini kami sudah kami lakukan dua kali kegiatan,” tutur Erna. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho