BATU - Sebanyak empat tenaga kesehatan (nakes) mulai stand by di dua pos pelayanan sejak kemarin (24/3).
Itu seiring dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2025 yang akan berlangsung sampai 8 April nanti.
Dua nakes siaga di Pos Pelayanan Lippo Plaza Batu dan dua lainnya di Pos Pelayanan Jalan Ir. Soekarno.
Baca Juga: Operasi Ketupat Semeru 2025 di Daerah Batu Libatkan 869 Personel
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu Aditya Prasaja mengatakan sebenarnya ada tiga petugas dari Dinkes yang stand by di setiap pos pelayanan.
Yakni dua orang merupakan nakes dan satu orang merupakan sopir ambulans.
Mereka akan siaga mulai pukul 07.00-21.00.
“Khusus tanggal 30 Maret nanti mereka akan stand by 24 jam,” ujarnya.
Baca Juga: Sering Mabuk Perjalanan? 5 Kebiasaan yang Harus Dihindari Saat Mudik Lebaran
Alasannya, untuk mengantisipasi risiko dari keramaian malam takbir.
Dia menambahkan petugas dari Dinkes yang berjaga terdiri dari tiga unsur.
Yakni puskesmas, rumah sakit, dan Palang Merah Indonesia (PMI).
Mereka telah dijadwal secara bergantian terkait lokasi dan waktu bertugas.
“Setiap pos pelayanan ada satu mobil ambulans lengkap dengan perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K),” ungkapnya.
Itu disiapkan untuk percepatan penanganan kegawatdaruratan.
Khususnya korban kecelakaan selama arus mudik dan balik.
Sementara, RSUD Karsa Husada dan RS Bhayangkara Hasta Brata menjadi rumah sakit rujukannya.
Baca Juga: Dishub Kota Batu Petakan Lima Titik Rawan Macet saat Mudik
Lebih lanjut, dia menyampaikan bila pelayanan di Puskesmas dan Dinkes tetap berjalan normal.
Meski beberapa nakes dijadwal piket di pos pelayanan.
Public Safety Center (PSC) juga tetap beroperasi 24 jam seperti biasa.
Masyarakat Kota Batu juga diimbau untuk menggunakan layanan call center 110 jika mengalami kendala apapun. (iza/dre)
Editor : A. Nugroho