BATU - Salah satu titik di sempadan sungai Jalan Mojosari, RT 19/RW 2, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu mengalami longsor kemarin (18/3), sekitar pukul 05.00.
Material dari tebing setinggi 10 meter dan lebar 6 meter itu pun jatuh ke sungai.
Warga setempat khawatir terjadi longsor susulan dan membahayakan mereka.
Baca Juga: Korban Vila Longsor di Kota Batu Dipulangkan ke Bekasi
Warga sekitar bernama, Suyarni, 63, mengatakan, saat terjadi longsor, dia merasakan ada getaran disertai suara gemuruh.
”Seperti ada gempa kecil,” ujarnya.
Dia langsung keluar rumah untuk mengecek ke arah asal datangnya suara.
Ternyata, suara itu berasal dari tebing yang runtuh.
Baca Juga: BPBD Catat 39 Longsor dalam Setahun
Selain material tanah, batu-batu berukuran besar ikut terbawa longsor ke sungai.
Hal itu yang menyebabkan munculnya suara gemuruh dan terasa seperti gempa kecil.
Kini, jarak antara bibir tebing dengan badan jalan hanya tersisa sekitar satu meter saja.
Warga terpaksa menaruh berbagai barang di dekat lokasi longsor agar pengendara tak melintas terlalu ke pinggir.
Apalagi permukaan paving di jalan itu sudah agak miring.
Mengindikasikan ada tarikan ke arah longsoran.
Suyarni menduga pengikisan tebing itu sudah berlangsung lama.
Sekitar tahun 2000-an, tanah di lokasi itu masih cukup lebar.
Seingatnya mencapai sekitar 5 meter dan bisa digunakan untuk menanam singkong.
Baca Juga: Sempat Mangkrak, Rumah Rusak akibat Bencana di Kelurahan Temas Diperbaiki
Karena terbukti mengalami pengikisan dari waktu ke waktu, warga khawatir dampaknya kian parah.
Mereka khawatir longsor selanjutnya bisa memakan badan jalan.
Warga berharap segera ada pembuatan plengsengan di tebing.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Arif Purwanto mengatakan, sehari sebelum longsor, kawasan tersebut diguyur hujan deras cukup lama.
Baca Juga: BPBD Kota Batu Bidik 17 Satuan Pendidikan Aman Bencana
Air hujan membuat kondisi tanah di tebing menjadi jenuh dan labil.
Tanpa ditopang akar pohon yang kuat, tebing tersebut rawan longsor.
BPBD Kota Batu berencana membantu pendistribusian terpal untuk menutup longsoran agar tidak meluas.
Penanganan pasca-bencana akan dilakukan dalam assessment terlebih dahulu.
”Kami juga sudah menginformasikan kejadian ini ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batu,” tandasnya. (iza/fat)
Editor : A. Nugroho