BATU - Operasi pasar perdana di Balai Desa Sumberejo, Kecamatan Batu langsung diserbu ratusan warga kemarin (12/3).
Ada empat komoditas yang disediakan dalam operasi pasar tersebut.
Yakni beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP), beras premium, gula pasir, dan minyak goreng.
Harga komoditas itu lebih murah sampai Rp 2,5 ribu dari harga normal.
“Sebesar Rp 2 ribu merupakan subsidi dari Wali Kota Batu.
Sementara yang Rp 500 subsidi dari Perum Bulog,” ucap Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu Aries Setiawan.
Dia mengatakan beras SPHP 5 kilogram dibanderol harga Rp 54,5 ribu dari harga normal di pasar sebesar Rp 57 ribu.
Sedangkan, Beras premium 5 kilogram dibanderol harga Rp 67,5 ribu dari harga normal di pasar Rp 70 ribu.
Kemudian, gula premium 1 kilogram dibanderol harga Rp 15,5 ribu dari harga normal di pasar Rp 18 ribu.
Sementara, minyak goreng dibanderol harga Rp 16,5 ribu dari harga normal di pasar Rp 19 ribu.
Aries menyebut stoknya sebanyak 440 paket.
Dengan rincian beras SPHP sebanyak 200 pcs, beras premium sebanyak 100 pcs, gula premium sebanyak 120 packs, dan minyak goreng sebanyak 120 botol.
“Untuk gula premium belum ada satu jam sudah ludes,” tutur Aries. Lebih lanjut, Wali Kota Batu Nurochman mengatakan operasi pasar dilakukan untuk menekan inflasi.
Sebab, inflasi kerap dibarengi dengan melemahnya daya beli masyarakat.
“Untuk minggu ini ada dua lokasi.
Hari ini (kemarin) di Desa Sumberejo dan hari Jumat (besok) di Desa Sumberbrantas,” jelasnya.
Cak Nur menyampaikan operasi pasar itu tak hanya dikhususkan untuk warga desa setempat.
Namun, warga desa lain juga diperbolehkan untuk membeli. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho