BATU - Tiga SPBU di Kota Batu disidak Polres Batu.
Sidak tersebut bertujuan mencegah penyalahgunaan BBM subsidi.
Selain itu, juga untuk memastikan ketersedian stok dan pengecekan tera.
Tiga lokasi yang disasar yakni SPBU di Jalan Songgokerto, Jalan Diponegoro, dan Jalan Raya Pendem.
Beruntung polisi tidak menemukan kecurangan dari hasil sidak tersebut.
Uji takaran di tiga SPBU tersebut masih dalam batas aman.
Kasatreskrim Polres Batu AKP Rudi Kuswoyo mengancam akan menindak tegas semua pelaku jika ada temuan.
“Kami akan melakukan pengecekan kepada alat untuk memastikan adanya kerusakan indikator atau unsur kesengajaan,” ujarnya.
Kalau ditemukan unsur kesengajaan, tentu operator menjadi pihak pertama yang diperiksa.
Selain itu, Rudi juga ingin memastikan stok BBM menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan para pemilik usaha SPBU.
Rudi akan meminta mereka menambah jumlah stok BBM lebih banyak dari biasanya.
Tujuannya mencegah terjadinya kelangkaan BBM.
Mengingat tiap Lebaran terjadi peningkatan volume kendaraan di ruas-ruas jalanan Kota Batu.
Pengujian dilakukan dengan cara menuangkan BBM ke alat ukur.
Pengawas Kemetrologian Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu Joko Purwantoro mengatakan hasil pengujian mendekati nol.
Dia menjelaskan bahwa kinerja mesin tak selalu stabil.
Maka dari itu ada batas toleransi atau batas kesalahan yang diizinkan.
Batas toleransinya plus dan minus 100 ml setiap 20 liter.
Jika melebihi batas toleransi maka perlu dilakukan tera ulang.
“Sejauh ini masih diangka 10-30 ml. Sehingga mendekati nol dan masih dalam batas aman,” pungkasnya. (iza/dre)
Editor : A. Nugroho