BATU — Wali Kota Batu Nurochman akhirnya menginjakkan kaki lagi di Kota Batu, Jumat malam lalu (28/2).
Setelah pelantikan pada 20 Februari lalu, ia langsung menjalani retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, selama delapan hari pada 21–28 Februari kemarin.
Ia didampingi Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto.
Kepulangannya disambut seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu.
Mereka berkumpul di Rumah Dinas Wali Kota Batu untuk melakukan penyambutan sekaligus doa bersama.
Nurochman dan Heli Suyanto sudah meninggalkan Magelang sekitar pukul 12.00.
Pria yang akrab disapa Cak Nur itu mengatakan retret memberinya pengalaman luar biasa.
Ia mengaku banyak berdiskusi dengan kepala daerah lain, terutama terkait kepemimpinan.
"Tentu mendapat arahan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto menjadi pengalaman yang tak akan terlupakan," jelasnya.
Dia juga mengaku belajar banyak selama retret, termasuk mendapat banyak rujukan teknis untuk memimpin sebuah daerah dengan cara yang benar, bersih, dan penuh wibawa.
Ada lima pokok utama yang menjadi fokus pembekalan selama retret, yakni pemahaman tugas pokok kepala daerah, pemahaman asta cita, membangun kedekatan emosional antarkepala daerah, pengelolaan anggaran daerah, serta ketahanan nasional dan wawasan kebangsaan.
Dalam sambutan perdananya secara langsung,
Cak Nur meminta seluruh OPD agar beradaptasi lebih cepat dengan roda pemerintahan yang baru.
Dengan demikian, dirinya berharap pemerintahan berjalan dengan baik sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan visi misi mBatu SAE.
Pria asli Desa Sumberejo itu mengajak semua ASN langsung bekerja cepat.
"Besok (kemarin), kami akan anjangsana ke tokoh masyarakat, ormas, dan teman parpol untuk menguatkan kolaborasi dalam rangka memajukan Kota Batu," tandasnya.
Acara penyambutan ditutup dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama. (ori/dre)
Editor : Aditya Novrian