Fajar Andre Setiawan• Senin, 24 Februari 2025 | 18:35 WIB
MENGALAMI DEFLASI: Beberapa pedagang Pasar Pagi Pasar Induk Among Tani Batu sedang membuka kiosnya kemarin pagi (23/2).
Inflasi Diprediksi Kembali Terjadi Menjelang Idul Fitri
BATU - Bulan Ramadan tinggal menghitung hari.
Biasanya sejumlah komoditas mengalami inflasi.
Namun, tiga komuditas malah mengalami deflasi.
Tiga komoditas itu adalah telur ayam ras, cabai rawit, dan daging ayam.
Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu terjadi deflasi sebesar 1,71 persen secara month to month (mtm).
Grafis tiga komoditas mengalami deflasi.
Analisis Kebijakan Ahli Muda Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Kota Batu Diyah Wahyuni menyebut deflasi terjadi sejak minggu pertama bulan Februari.
Deflasi telur ayam ras sebesar -0,59 persen, cabai rawit sebesar -0,47 persen, dan daging ayam sebesar -0,27 persen.
“Itu untuk deflasi yang minggu pertama,” ujarnya.
Sementara, deflasi minggu kedua untuk cabai rawit sebesar -0,54 persen, telur ayam sebesar -0,50 persen, dan bawang merah -0,34 persen.
Diyah menyebut, itu merupakan deflasi pertama setelah inflasi besar-besaran pada bulan ini.
Alasannya, permintaan beberapa komoditas terus meningkat.
Namun, kini harga bahan pokok mulai melandai.
Penyebab lainnya adalah ketersediaan atau stok komoditas yang melimpah.
“Poduktivitas petani atau peternak meningkat sehingga hasilnya juga besar,” ungkapnya.
Dirinya memprediksi inflasi akan kembali terjadi ketika mendekati momen Idul Fitri.
Sebab, di saat itulah permintaan masyarakat terhadap bahan pokok meningkat drastis.
“Paling tidak sepekan sebelum lebaran sudah terlihat kenaikannya,” ucap Diyah.
Seperti yang disampaikan salah seorang pedagang di Pasar Induk Among Tani Batu Ikawati.
Harga telur ayam saat ini terpantau normal.
Yakni sebesar Rp 26 ribu per kilogram.
“Sudah murah lagi sekarang. Kalau musim libur kemarin sampai Rp 30 ribu,” bebernya.
Ika mengungkapkan produktivitas peternak telur saat ini cukup tinggi.
Sehingga hasilnya dapat mengkover kebutuhan masyarakat.
“Kalau dekat lebaran pasti naik lagi, karena permintaan berkali-kali lipat,” tegas dia. (ori/dre)