BATU - Pohon beringin berdiameter satu meter dan tinggi 10 meter di Jalan Martorejo, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo tumbang pukul 10.00 kemarin (4/2).
Pohon itu menimpa sebagian bangunan yang digunakan pertemuan anggota Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) dari Kota Batu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Agung Sedayu mengatakan pohon tumbang itu disebabkan angin kencang.
Kemudian, pohon yang tumbuh di balai RW atau bekas Kantor Desa Dadaprejo itu tumbang ke arah timur.
“Kebetulan gedung pertemuan Pepabri berada di sebelahnya pas,” ujarnya.
Saat kejadian, gedung itu sedang digunakan untuk pertemuan.
Beruntung tak ada korban dari insiden tersebut.
Agung menilai kerusakan atap juga tidak terlalu parah.
Hanya mengenai 1×2 meter bagian atapnya.
Namun, sejumlah genteng jatuh dan kayu rangka patah.
”Akibat kejadian itu, kabel Telkom di sekitar lokasi juga putus,” tambahnya.
Dia menyampaikan suara ambruknya pohon tersebut cukup kencang.
Sontak warga sekitar keluar rumah dan memastikan keadaan sekitar.
Tak lama kemudian mereka berkumpul di area sumber suara.
Salah seorang warga setempat, Puji Setyawan mengatakan tak ada yang terluka akibat peristiwa itu.
Sebab, dia memastikan langsung pasca kejadian.
Termasuk sepuluh orang Pepabri yang sedang melakukan pertemuan.
”Saya khawatir karena jalan gang ini (Jalan Martorejo) cukup ramai lalu lalang kendaraan,” ujarnya.
Warga lainnya, Krisna Wahyudi menambahkan usia pohon beringin itu sudah cukup tua.
Bagian bawah pohon sudah tampak keropos.
Apalagi dengan kondisi cuaca angin kencang seperti akhir-akhir ini.
Tentu itu membuat pohon dengan mudah tumbang.
Beruntung pohon yang tumbang itu masih ditopang pagar yang berdiri di sebelahnya pas.
Sehingga, potensi kerusakan bangunan di sebelahnya bisa ditekan.
“Kami langsung kerja bakti sesama warga untuk memotong pohon menjadi beberapa bagian dan membersihkan sisa material terdampak,” pungkasnya. (iza/dre)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana