BATU - Lonjakan kendaraan tahap II telah dimulai kemarin (29/12) di Kota Batu.
Tingginya volume kendaraan di Kota Batu diprediksi bakal berlangsung hingga 1 Januari mendatang.
Sebelumnya, lonjakan kendaraan tahap I di Kota Batu sudah berlangsung sejak 24-26 Desember lalu.
Bertepatan dengan momen Natal.
Sementara, lonjakan kendaraan tahap II ini bertepatan dengan momen tahun baru 2025.
Kasatlantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim mengatakan wisatawan sudah tampak berdatangan sejak kemarin.
Pasalnya, banyak masyarakat yang cuti bersama pada hari ini (30/12) dan besok (31/12).
Dia menyebut kebiasaan wisatawan selalu datang H-1 dari rencana jalan-jalan mereka.
“Misalnya ingin berwisata di hari Minggu, mereka akan datang pada hari Sabtu-nya,” ujarnya.
Kevin mengaku sudah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas.
Mulai dari contra flow hingga one way.
Yakni di dua titik dan pencegahan crossing di beberapa persimpangan.
Dari Operasi Lilin Semeru sejauh ini, rekayasa lalu lintas masih belum perlu diterapkan.
Alias masih cukup dengan pengaturan secara manual saja.
“Kami masih sebatas memasang road barrier di beberapa persimpangan seperti Arhanud. Sehingga, penerapan rekayasa lalu lintas tersebut sifatnya kondisional” ujarnya.
Pemasangan road barrier biasanya dilakukan ketika terjadi perbedaan volume kendaraan yang cukup signifikan dari arah yang berlawanan.
Kevin menyampaikan juga telah menyediakan titik untuk putar balik kendaraan.
Di titik tersebut juga ada petugas yang bertugas mengatur lalu lintas. (iza/dre)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana