Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Insinerator Baru di Dua TPS3R Siap Beroperasi

Fajar Andre Setiawan • Selasa, 24 Desember 2024 | 18:00 WIB
SIAP DIGUNAKAN: Beberapa petugas memasukkan sejumlah sampah ke insinerator di Kelurahan Dadaprejo kemarin (23/12). Itu sekaligus uji coba perdana pengoperasian mesin pembakaran tersebut.
SIAP DIGUNAKAN: Beberapa petugas memasukkan sejumlah sampah ke insinerator di Kelurahan Dadaprejo kemarin (23/12). Itu sekaligus uji coba perdana pengoperasian mesin pembakaran tersebut.

JUNREJO - Lonjakan produksi sampah saat momen Natal dan tahun baru (Nataru) tak perlu dikhawatirkan.

Dua insinerator baru sudah terpasang dan siap dioperasikan di tempat pengolahan sampah terpadu reduce, reuse, dan recycle (TPS3R) Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo dan Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu.

Bahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu sudah melakukan uji coba pembakaran sampah perdana di TPS3R Kelurahan Dadaprejo kemarin (23/12).

Dari hasil uji coba tersebut, insinerator siap dioperasikan mulai hari ini juga.

Sementara, untuk uji coba di TPS3R Kelurahan Sisir akan dilakukan Jumat (27/12) mendatang.

Pengoperasian perdana itu ditinjau langsung Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai.

Dia menyebut pengadaan dua insinerator tersebut masuk dalam proyek strategis daerah (PSD) tahun ini.

Sekaligus tindak lanjut imbauan pemerintah pusat terkait mitigasi lonjakan produksi sampah saat momen Nataru.

Sebelumnya, Kota Batu sudah memiliki tiga insinerator yang dioperasikan di tempat pembuangan akhir (TPA) Tlekung.

Namun, jumlah tersebut masih kurang representatif dengan produksi sampah harian yang mencapai 30 ton.

Sementara, kapasitas pembakaran harian tiap insinerator hanya 6 ton saja.

Aries menyampaikan kapasitas pembakaran dua insinerator yang baru lebih besar.

Yakni mencapai 15 ton sampah setiap harinya.

Untuk itu, mesin tersebut nantinya tidak hanya untuk membakar sampah dari Kelurahan Dadaprejo dan Kelurahan Sisir saja.

Melainkan juga dari desa dan kelurahan lainnya.

“Kalau produksi sampah harian di Kelurahan Dadaprejo saja kan hanya 4 ton per hari,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur itu berharap penambahan insinerator bisa mengurai permasalahan sampah di Kota Batu.

Terutama juga untuk mengurangi volume sampah di TPA Tlekung.

Lebih Lanjut, Lurah Dadaprejo Fifi Rahmawati mengaku sepakat dengan kolaborasi dengan TPS3R dari desa dan kelurahan lain.

Dirinya terbuka untuk bekerja sama dengan semua perangkat desa dan kelurahan di Kecamatan Junrejo.

“Kami sudah buat memorandum of understanding (MoU) untuk kerja sama tersebut,” jelasnya.

Fifi menyebut persiapan pengoperasian insinerator sudah dilakukan sebulan terakhir.

Termasuk kesiapan operator insinerator yang mempekerjakan sebanyak delapan petugas.

“Dia berharap wilayah Kecamatan Junrejo dapat membantu Kota Batu menuju zero waste,” pungkas dia. (ori/dre)

Editor : Aditya Novrian
#insinerator #Beroperasi #TPS3R