Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Bisnis Kafe dan Restoran Tumbuh 76,9 Persen di Kota Batu

Fajar Andre Setiawan • Senin, 25 November 2024 | 01:20 WIB
RAMAI PENGUNJUNG: Salah satu kafe di kecamatan Bumiaji menjadi pilihan para pengunjung untuk bersantai bersama keluarga. RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU
RAMAI PENGUNJUNG: Salah satu kafe di kecamatan Bumiaji menjadi pilihan para pengunjung untuk bersantai bersama keluarga. RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU

BATU - Pertumbuhan bisnis kafe dan restoran di Kota Batu cukup pesat. 

Sejak empat tahun belakangan ini pertumbuhannya menyentuh angka 76,9 persen. 

Saat ini ada 476 kafe dan restoran yang beroperasi di Kota Batu. 

Padahal 2020 lalu jumlahnya hanya 269 saja. 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu M Nur Adhim mengatakan bisnis kafe lebih mendominasi daripada restoran. 

Sebab, orientasi masyarakat sekarang lebih pada eksplorasi tempat. Bukan untuk berwisata kuliner. 

“Apalagi Kota Batu merupakan kota wisata yang memiliki pemandangan alam yang indah dan udara sejuk,” ungkapnya. 

Itulah mengapa pertumbuhan kafe tidak terpusat di pusat kota saja. 

Melainkan juga berdiri di pelosok desa. 

Adhim mengatakan pertumbuhan kafe dan restoran yang paling pesat berada di Kecamatan Bumiaji dan Kecamatan Batu. 

Pertumbuhan kafe dan restoran tentu membuat pendapatan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan minuman (mamin) ikut naik. 

Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menarget pajak tersebut sebesar Rp 35,9 miliar. 

Sedangkan, realisasinya saat ini sudah menyentuh angka Rp 33 miliar. 

Adhim mengaku realisasi pajak mamin bergantung kejujuran pelaku usaha dalam pelaporan pendapatannya. 

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Malang Raya Indra Setiyadi membenarkan hal itu. 

Dia menyampaikan bisnis kafe cenderung tumbuh pesat di Malang Raya. 

Itu artinya tidak hanya di Kota Batu saja. 

Namun, di antara Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang, Kota Batu-lah yang paling pesat pertumbuhannya. 

Itu lantaran Kota Batu merupakan kota wisata. 

Sehingga, banyak pusat keramaian di sana. 

Selain itu, gaya hidup anak muda juga menjadi pertimbangan. 

“Anak muda sekarang kan hobi nongkrong atau ngopi,” ungkapnya. 

Sehingga, kafe sekarang juga sudah menjangkau kalangan menengah ke bawah. (iza/dre)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kota batu #pertumbuhan #bisnis kafe dan resto