BATU - Event Car Free Day (CFD) Among Healthy semakin terbuka untuk aktualisasi seni, budaya, dan kreativitas masyarakat Kota Batu.
Termasuk bagi seniman musik lokal.
Seperti, penampilang live music Saka Band yang sukses menghibur pengunjung CFD Among Healthy kemarin (27/10).
Grup musik lokal itu tampil setelah kegiatan senam zumba selesai.
Momen itu efektif menyedot animo peserta senam.
Sebab, masih banyak peserta yang memilih beristirahat di sekitar panggung zumba.
Tak pelak mereka langsung menikmati sajian lagu-lagu pop yang populer di tahun 2.000-an.
Seperti lagu separuh nafas dari Dewa-19. Total ada 5-6 lagu yang dibawakan Saka Band.
Suara khas sang vokalis berhasil mengajak penonton bernyanyi bersama.
Bahkan, beberapa penonton juga ada yang menyumbangkan suara emasnya.
Momen tersebut banyak diabadikan melalui kamera ponsel pengunjung CFD.
Kabid Usaha Mikro Industri Kecil Menengah (UMKM) Diskumperindag Kota Batu Endra Yoni mengatakan pertunjukan live music itu sengaja dihadirkan sebagai angin segar.
Selain itu, juga bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Batu untuk memberikan ruang berkreasi seluas-luasnya di CFD Among Healthy.
Sehingga, suasana CFD setiap minggunya akan lebih variatif.
Dengan begitu, masyarakat Kota Batu terus terdorong berkunjung ke CFD.
Sebab, mereka akan selalu dibuat penasaran dengan tampilan-tampilan yang akan disajikan dalam event seminggu sekali tersebut.
”Seperti minggu depan kami akan menghadirkan cosplayer robot,” ungkapnya.
Dengan begitu, CFD bukan menjadi sarana untuk berolahraga saja.
Melainkan juga bisa dimanfaatkan secara masif untuk kegiatan seni, budaya, dan kreativitas lainnya.
Bahkan, juga bisa menjadi alternatif wisata pagi hari bagi wisatawan di Kota Batu.
Endra berharap kesempatan ini bisa dimanfaatkan masyarakat sebaik-baiknya.
Senada dengan itu, Koordinator CFD Among Healthy Kota Batu Batu Andry Yunanto mengaku membuka lebar kesempatan bagi komunitas kesenian yang ingin berpartisipasi dan unjuk kebolehan.
Sebab, CFD terbukti sangat diminati masyarakat.
Sehingga, momen ini bisa dimanfaatkan untuk promosi.
“Meski berbarengan dengan event Batu Art Flower, pengunjung CFD juga masih tetap ramai,” ujarnya.
Bahkan, saat ini total pengunjung CFD sudah menyentuh ribuan.
Padahal, sebelum-sebelumnya angka kunjungan masih di angka ratusan saja.
“Sekarang angka kunjungan sudah mencapai 1.500 pengunjung,” tandasnya.
Salah seorang warga Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu Suliadi, 36, sependapat dengan hal itu.
Dia mengaku event CFD sangat potensial. Tidak hanya untuk olahraga saja.
Namun, bisa menjadi sarana hiburan.
Apalagi jajanan di sana juga ramah di kantong.
“Ini pertama kali saya ke sini. Cocok untuk jalanjalan pagi bersama keluarga,” pungkasnya. (iza/dre/adv)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana