Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Progres Perbaikan Trotoar Kota Batu Sudah 65 Persen

Fajar Andre Setiawan • Selasa, 3 September 2024 | 21:10 WIB
PROGRES: Perbaikan trotoar di Jalan Diponegoro tinggal pemasangan guiding block.
PROGRES: Perbaikan trotoar di Jalan Diponegoro tinggal pemasangan guiding block.

BATU - Proyek perbaikan trotoar dan drainase di Kota Batu sudah mencapai 65 persen.

Bahkan dibeberapa titik sudah masuk tahap finishing.

Proyek tersebut ditarget rampung Oktober mendatang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Batu optimis penyelesaian proyek tersebut tepat waktu.

Apalagi tak ada hambatan khusus dalam pengerjaannya.

Terutama dalam hal cuaca.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu Eko Setyawan mengatakan ada tujuh titik revitalisasi trotoar dan drainase.

Yakni di ruas Jalan Panglima Sudirman, Jalan Diponegoro, Jalan Patimura, Jalan Hasan Halim, Jalan Sultan Agung, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Bromo.

Ia menyampaikan ada beberapa titik yang sudah masuk tahap finishing.

Yakni di ruas Jalan Sultan Agung, Jalan Diponegoro, dan Jalan Bromo.

“Kalau yang di Jalan Sultan Agung dan Jalan Diponegoro tinggal membersihkan bekas pengerjaan saja. Sementara, untuk yang di Jalan Bromo masih penataan box culvert,” terangnya.

Dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Batu kemarin (2/9), sebagian Jalan Panglima Sudirman juga telah rampung dikerjakan.

Namun, masih terdapat pemasangan guiding block atau jalur pemandu untuk tuna netra di tengah trotoar.

Sementara itu, Kepala DPUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat mengatakan perombakan trotoar di sejumlah ruas jalan memiliki beberapa target capaian.

Pertama, untuk meningkatkan kualitas lingkungan.

Sebab, pihaknya juga melakukan penataan ulang pohon yang tumbuh dibeberapa ruas jalan.

”Bahkan, kami menambahkan sejumlah pohon baru di ruas-ruas jalan tersebut,” ujarnya.

Selain itu, area trotoar juga akan dilengkapi tanaman hias.

Tujuannya untuk menambah estetika kota dan penghijauan.

Lebih lanjut, Alfi menyampaikan target kedua yakni meningkatkan kenyamanan dan keamanan pejalan kaki.

Ketiga, untuk memudahkan akses bagi disabilitas.

Sebab, pedestrian dirancang ramah disabilitas.

Yakni dengan melengkapi jalur khusus kursi roda.

Tentu saja itu akan sekaligus mewujudkan lingkungan kota yang inklusif.

“Pedestrian baru juga diharapkan mampu berdampak pada pertumbuhan pariwisata dan peningkatan ekonomi lokal,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Ketua Komisi C DPRD Kota Batu Khamim Tohari mengatakan pembangunan trotoar sangat krusial bagi tata wilayah Kota Wisata Batu.

Sebab, keberadaannya akan mempercantik kota.

Lebih jauh juga akan menunjang pariwisata yang ada.

”Saya berharap pembangunan akan selesai tepat waktu tanpa molor,” pungkasnya. (sif/dre)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#pupr #kota batu #drainase #trotoar