BATU - Dana bantuan operasional sekolah nasional (Bosnas) sudah cair beberapa waktu lalu. Total dana Bosnas yang diterima seluruh SD negeri dan SD swasta di Kota Batu sekitar Rp 3,4 miliar. Dana tersebut tersebar di 64 SD negeri dan 15 SD swasta. Namun dana Bosnas yang cair bulan ini merupakan pencairan tahap II.
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu Daud Andoko mengatakan bila dana Bosnas dicairkan secara bertahap. Yakni setiap enam bulan sekali atau tiap semester. “Yang tahap I sudah cair pada bulan Januari lalu. Yang tahap II sudah cair bulan ini,” ungkapnya. Sehingga, pencairannya setiap tahap sebesar 50 persen dari total dan Bosnas yang diterima.
Daud mengungkapkan, bila setiap siswa SD baik di negeri maupun swasta mendapat jatah sebesar Rp 900 ribu setiap tahunnya. Untuk itu, dirinya menyampaikan bila besar kecilnya dana Bosnas yang diterima setiap sekolah akan berbeda-beda. Bergantung seberapa banyak siswa yang dimiliki. “Semakin banyak siswanya otomatis dan Bosnas yang diterima juga semakin banyak,” ujarnya.
Dikatakannya, dana tersebut diperuntukkan sesuai dengan sebutannya yakni operasional sekolah. Termasuk untuk menggaji guru honorer yang masih tersisa. Pasalnya, Bosnas merupakan sumber pendapatan satu-satunya bagi SD. Terutama untuk SD negeri. Itu lantaran SD negeri tidak boleh menarik iuran dari masyarakat.
Berbeda dengan SD swasta yang masih diperbolehkan. Namun, dana bantuan operasional sekolah yang disalurkan tidak hanya berasal dari pemerintah pusat. Melainkan juga ada dana yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). “Kalau yang dari APBD namanya bantuan operasional daerah (Bosda),” ungkapnya.
Daud menjelaskan bila besaran dana Bosda untuk SD negeri dan SD swasta berbeda. Pertimbangannya karena SD swasta boleh menarik iuran dari masyarakat. “Kalau untuk SD negeri jatahnya 360 ribu untuk per siswa setiap tahunnya. Kalau untuk SD swasta hanya Rp 300 ribu per siswa setiap tahunnya,” pungkasnya. (dre/lid)
Editor : Kholid Amrullah