BATU - Beragam wacana ru terus dikeluarkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu untuk mengejar target retribusi parkir tepi jalan. Pasalnya dari target Rp 9,4 miliar, hingga pertengahan tahun ini baru terkumpul Rp 1,4 miliar. Salah satunya adalah melontarkan wacana membuat e-parkir menggunakan barcode.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu Hendry Suseno mengatakan, pihaknya telah membuat beberapa skema baru terkait retribusi parkir tepi jalan. Saat ini yang sudah berjalan adalah percepatan pencairan insentif bagi para juru parkir (jukir). "Dulu, untuk insentif cair haru berbulan-bulan. Sekarang bisa dalam waktu paling lama 2 kali 24 jam," katanya pada koran ini, Rabu (17/7).
Mengenai skema insentif baru, saat ini sudah berjalan dan sedang dipantau untuk evaluasi. Kemudian memberikan SK pada masing-masing jukir dan menghapus sistem koordinator. Dulu yang mendapat SK hanya koordinator. Masing-masing koordinator membawahi beberapa jukir. "Kadang jukir di bawah koordinasi tidak tahu sistem bagi hasil 60:40 atau bahkan lama mendapat insentif dari koordinator. Dengan masalah yang sistem koordinator kami hapus," ucapnya.
Selanjutnya, untuk mendukung sistem baru, masing-masing jukir yang telah ber-SK akan dibuatkan rekening pribadi. Ini untuk memudahkan serah terima insentif. "Saat ini masih proses untuk pembuatan rekening-rekening tersebut," ujarnya.
Setelah masing-masing rekening jadi, akan ditambahkan skema baru mengenai barcode parkir. Jadi jukir akan diberikan barcode agar masyarakat bisa membayar melalui digital. Barcode tersebut akan langsung terhubung dengan rekening masing-masing jukir. "Tentunya akan ada pengawasan dan evaluasi agar barcode resmi tak diganti dengan barcode pribadi," katanya.
Hendri melanjutkan, semua terobosan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan PAD akan dilakukan. Pihaknya berupaya untuk mengejar target. Karena pada kenyataan potensi Rp 9,4 miliar itu ada. "Kami berupaya mengejar target dengan beragam terobosan untuk menggenjot pendapatan PAD. Karena hingga kini baru terealisasi Rp 1,4 miliar. Setidaknya di Desember nanti dapat mendekati target retribusi," pungkasnya. (sif/lid)
Editor : Kholid Amrullah