Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Bianglala Baru Akan Diajukan DLH dalam APBD 2025  

Kholid Amrullah • Kamis, 18 Juli 2024 | 17:00 WIB

 

KAPAN DIBENAHI?: Bianglala di Alun-Alun Kota Batu tidak beroperasi kerana rusak.
KAPAN DIBENAHI?: Bianglala di Alun-Alun Kota Batu tidak beroperasi kerana rusak.

BATU – Setelah bianglala (ferry wheels)  di Alun-Alun Batu berhenti beroperasi selama dua  tahun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) merencanakan untuk mengganti dengan yang baru. Pengadaan ikon wisata Kota Batu tersebut diambil dari APBD 2025 mendatang. Saat ini prosesnya sedang dalam tahap pengusulan.

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Muji Dwi Leksono mengatakan, dari kajian-kajian yang telah dilakukan, bianglala di Alun-Alun Batu memang sudah tidak layak. Jadi perlu adanya pergantian baru. "Untuk pemeliharaan bianglala sudah kami usulkan. Namun hanya untuk 1 tahun," katanya pada koran ini, Selasa (16/7).

 

Dikarenakan telah ada opsi pemeliharaan untuk 1 tahun, maka untuk alternatif pembelian wahana tersebut akan diajukan dalam APBD 2025. Mengenai pengadaan baru, pihaknya akan usulkan dalam kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) APBD Kota Batu 2025. "Anggaran pemeliharaan masih 1 tahun, jadi lebih baik mengusulkan pengadaan di APBD 2025," ucapnya.

 

Menurut dia, terdapat 2 tipe bianglala yang akan diajukan. Pertama, bianglala dengan tinggi 49 meter yang memiliki jumlah anting sebanyak 28 buah dengan  anggaran yang diperlukan adalah Rp 9,7 miliar. Sementara, yangkedua memiliki tinggi 52 meter dengan jumlah anting sebanyak 32 buah, anggarannya Rp 13,5 miliar. "Anggaran tersebut sudah termasuk dengan biaya pemasangan. Nantinya pemilihan akan dilihat dari APBD dan persetujuan DPRD," ujarnya.

 

Menurut data yang dihimpun, ketinggian bianglala  yang ada saat ini adalah 15 meter dengan jumlah anting sebanyak 22 buah. Wahana tersebut telah beroperasi sejak 2010. Pada perombakan Alun-Alun dan pemasangan bianglala, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu saat itu menganggarkan Rp 12,7 miliar. Artinya wahana tersebut telah beroperasi kurang lebih 12 tahun hingga 2022 kemarin. Sebelum akhirnya berhenti beroperasi.

 

Muji berharap realisasi pembaruan bianglala Kota Batu dapat dilakukan di 2025. Selain itu, harapannya wahana yang baru akan lebih tinggi dengan anting-anting yang lebih banyak. "Tentunya dengan disesuaikan dengan area maupun lokasi bianglala tersebut," pungkasnya. (sif/lid)

Editor : Kholid Amrullah
#apbd #DLH #alun-alun batu #kota batu #wisata batu