BATU - Revitalisasi trotoar di 3 Jalan protokol akan dikebut. Ruas jalan yang direvitalisasi meliputi Jalan Panglima Sudirman, Jalan Bromo Semeru, dan Jalan Diponegoro. Dengan mengusung konsep baru, trotoar di 3 area tersebut akan dibuat glow in the dark.
Kabid Bina Marga DPUPR Kota Batu Eko Setyawan mengatakan, revitalisasi akan berlangsung secara bertahap. Untuk Jalan Panglima Sudirman pengerjaannya telah dimulai sejak 1 Juli kemarin. Sementara untuk Bromo Semeru dan Jalan Diponegoro akan dimulai bergilir. Namun tetap pada bulan Juli. "Di Jalan Panglima Sudirman hingga kini kami masih melakukan pembongkaran aset dari trotoar lama yang rusak," jelasnya pada koran ini, Selasa (2/6).
Revitalisasi trotoar dilakukan untuk mencegah banjir yang kerap terjadi di 3 ruas jalan itu. Hal ini karena saluran drainase pada ruas jalan tersebut sudah tidak layak. Kemudian terkait konsep glow in the dark, Eko mengatakan, tujuannya untuk mempercantik wajah perkotaan. "Hal ini juga akan menjadi daya tarik tersendiri untuk wisata yang datang ke Kota Batu. Sehingga titik-titik keramaian dapat dipecah tidak terpusat ke Alun-Alun Kota Batu," ucapnya.
Trotoar glow in the dark tersebut akan dibangun dengan menggunakan bahan pecahan fosfor. Nantinya, bahan tersebut akan ditebar secara acak agar sinar yang dihasilkan dapat lebih alami. Proses revitalisasi trotoar ini memakan dana sebesar Rp 7 miliar yang berasal dari APBD 2024.
Sebelumnya, revitalisasi trotoar panglima Sudirman telah dilaksanakan pada 2023 dengan panjang 600 meter di sisi selatan. Kemudian pada pengerjaan kali ini akan dilakukan pada sisi utara dengan panjang 955 meter. “Harapannya dengan revitalisasi ini akan menambah spot wisata baru di Kota Batu. Selain itu, juga memberikan fasilitas yang baik untuk pejalan kaki serta mencegah terjadinya banjir,” pungkasnya. (sif/lid)
Editor : Kholid Amrullah