BATU - Terlilit masalah ekonomi, seorang pria berinisial UI, 37, asal Dusun Dresel, Desa Oro-Oro Ombo mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Tubuhnya ditemukan tergantung di pohon nangka di area pemakaman umum Dusun Krajan, Oro-Oro Ombo, Kamis (30/5). Padahal kepada sang istri, UI sempat mengatakan untuk pergi pamit mencari kerja.
Ketua RT 1 RW 6 Dusun Krajan,Desa Oro-Oro Ombo Bagus Yusuf Firmansyah menceritakan, awalnya ada warga bernama Supriyadi hendak mencari rumput di area pemakaman pukul 6 pagi. Kemudian, Supriyadi melihat motor terparkir tanpa ada orang. "Setelah mencari di sekitar area, terlihat ada yang menggantung di bawah pohon nangka dan ternyata itu orang. Warga lain mengetahui motor itu sudah terparkir sejak pukul 2 dini hari," katanya.
Setelahnya, Supriyadi melaporkan temuan itu kepada RT dan RW. Bagus melanjutkan, kondisi saat penemuan jasad UI telah kaku dan membiru dengan pakaian lengkap. Evakuasi baru dilakukan pada pukul 07.30 pagi sembari menunggu polisi datang. UI pada awalnya merupakan warga Dusun Krajan, Oro-Oro Ombo. Namun setelah menikah, dirinya pindah ke Dusun Dresel, Desa Oro-Oro Ombo.
Sementara itu, Kasi Humas Ipda Trimo mengatakan, jenazah UI kemudian dibawa ke RS Hasta Brata. Dari hasil penyelidikan tak ditemukan indikasi kekerasan dan murni bunuh diri. "Pihak keluarga juga tidak bersedia untuk dilakukan otopsi sehingga hanya dilakukan visum luar saja," ucapnya.
Trimo melanjutkan, dari pihak keluarga bercerita jika pada Rabu (29/5) pukul 8 pagi, UI pamit kepada sang istri untuk mencari pekerjaan. Namun belum pulang hingga keesokan harinya. "Diduga korban mengambil jalan pintas itu karena frustasi setelah sulit mencari kerja," ujar Trimo.
Sementara itu, keluarga merasa terpukul dengan kabar yang ada. Kepergian UI meninggalkan seorang istri dan anak yang masih kecil. "Saat mengetahui kabar itu, sang istri pingsan. Beberapa waktu lalu baru sadar," ungkap salah seorang tetangga UI, Supatmi.
Pemilik toko itu mengatakan, UI merupakan seorang kuli bangunan. Pria kelahiran 1987 itu selalu mampir untuk membeli rokok. Begitu pula sehari sebelum jasadnya ditemukan, UI menyempatkan beli rokok di warungnya. "UI adalah pria yang cukup akrab dengan tetangga. Pada saat kemari untuk beli rokok hari Rabu (29/5) jam 10 pagi, dirinya terlihat biasa saja. Tidak seperti orang depresi. Namun, saya tidak tahu pasti masalah apa yang sedang menimpa UI," pungkasnya. (sif/lid)
Editor : Kholid Amrullah