BATU - Warga Jalan Kesatrian, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu dibuat geger pada Senin pagi (29/4). Hal itu karena salah satu warga Ida Iswanti, 60, ditemukan tidak bernyawa dengan keadaan yang memprihatinkan. Diduga mayat tersebut sudah beberapa hari karena kondisi yang membengkak dan tidak diketahui tetangga. Wanita itu ditemukan meninggal di dalam kamarnya sekitar pukul 08.00.
Tetangganya yang bernama Suminto mengatakan, jika ia dan warga sekitar sudah tidak melihat keberadaan Ida sekitar 3 hari terakhir. Awalnya para tetangga tidak merasa curiga selama 2 hari pertama. Baru kemarin, warga merasa janggal. "Kami merasa janggal, karena ibunya tidak terlihat dalam beberapa hari terakhir, biasanya keluar rumah," katanya.
Suminto menambahkan jika Ida menempati rumah tersebut seorang diri. Ia sudah menempati rumah tersebut sekitar dua tahun lalu. Sementara rumah tersebut adalah rumah sewa atau kontrakan. "Kami tidak tau ada keluarga atau tidak, setahu saya ada anaknya tapi tidak tahu di mana," tambahnya.
Menurut dia, penemuan pertama sekitar pukul 08.00, warga mencoba memanggil Ida namun tak kunjung ada balasan. Lalu, karena penasaran mereka mencoba masuk ke dalam rumahnya. Rumah Ida sendiri terkunci bagian gerbang depannya. Sementara, pintu dalamnya tidak dikunci.
Warga akhirnya mencoba melompat melewati gerbang dengan tinggi setengah badan tersebut. Lalu saat membuka pintu mereka sudah mulai mencium bau menyengat. Saat masuk warga tidak mendapati Ida di ruang tamu, mereka mengikuti bau tersebut dan menuju salah satu kamar. "Ibunya di kamar di atas kasur, lalu kami lapor ke RW untuk dievakuasi polisi," tambah Minto.
Lalu selang 30 menit, anggota Poelras Batu dan Tim Inafis tiba untuk melakukan olah TKP. Setelah itu jenazah langsung di bawa ke Rumah Sakit Hasta Brata. Kondisi rumah Ida kini tertutup tanpa ada garis polisi.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Batu Ipda Trimo mengatakan, pihaknya sudah mengevakuasi mayat wanita malang tersebut. Untuk saat ini jenazah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum guna mengetahui apakah ada tindak kriminal dari penemuan tersebut. "Saat ini masih ditangani, oleh kepolisian apakah ada dugaan keterlibatan orang lain atau kriminalitas, dan sudah berapa hari," katanya. (pri/lid)
Editor : Kholid Amrullah