Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Operasi Pasar Murah Bakal Sering Digelar di Kota Batu

Kholid Amrullah • Sabtu, 16 Maret 2024 | 18:00 WIB

 

DISERBU: Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai meninjau Pasar Murah yang digelar di Balai Desa Oro-Oro Ombo kemarin.
DISERBU: Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai meninjau Pasar Murah yang digelar di Balai Desa Oro-Oro Ombo kemarin.

BATU - Operasi pasar murah kembali digencarkan untuk menstabilkan harga pangan pokok di Kota Batu saat bulan Ramadan. Kali ini dua dinas turut bergabung untuk mengadakan pasar murah yaitu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dan Dinas UKM, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag). Operasi pasar murah pertama pada bulan Ramadan dilaksanakan di Balai Desa Oro-Oro Ombo, Jumat (15/3).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Heru Yulianto mengatakan, operasi pasar murah ini menggunakan APBD. Program tersebut akan diselenggarakan selama 3 kali dalam setahun. Nantinya masing-masing kecamatan akan dilaksanakan 1 kali pasar murah di 1 desa. "Kami upayakan untuk melakukannya di bulan Ramadan. Namun kami masih akan berkoordinasi dengan Diskoperindag agar jadwalnya tidak bertabrakan," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, dinas pertanian dan ketahanan pangan juga memberikan subsidi untuk daging sapi. Daging tersebut berasal dari Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) Kota Batu. "Harga daging di pasaran sekitar Rp 116 ribu. Kami subsidi Rp 10 ribu, sehingga harga yang dijual di pasar murah Rp 106 ribu per kilogram. Total kami menyiapkan 25 kilogram daging," ujarnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai mengatakan, dengan adanya pasar murah diharapkan daya beli dan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Pemkot Batu mengusahakan pasar murah ini dengan menggandeng beberapa pihak untuk memberikan subsidi. "Agar masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok di bulan suci," jelasnya.

Pada pasar murah kali ini, Pemkot Batu bersama Bulog menyuplai 5 ton beras, 100 kilogram gula, 240 liter minyak. Ia mengatakan Bulog tak bisa mengeluarkan banyak suplai karena harus mencukupi kebutuhan operasi pasar di seluruh Indonesia. "Namun tak perlu khawatir, nantinya Diskoperindag juga akan membuka pasar murah di beberapa titik Kota Batu selama Ramadan," katanya.

Salah seorang warga Desa Oro-Oro Ombo Dewi Khasanah mengatakan, ia membeli 2 kantong beras isi 5 kilogram. "Awalnya ingin beli lebih banyak. Namun karena stoknya dibatasi saya akhirnya beli 2 kantong isi 5 kilogram. Lumayan buat stok menjelang Lebaran," katanya.

Dewi mengaku sangat senang dengan adanya pasar murah tersebut. Karena sangat membantu saat harga bahan pokok sedang naik. "Apalagi harga di sini lebih murah daripada pasaran. Harapannya makin banyak kegiatan seperti ini ke depannya," harap Dewi.(sif/lid)

Editor : Kholid Amrullah
#ramadan #pasar murah #Pj Wali Kota Batu #beras murah