BATU - Revitalisasi Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT KUMKM) Kota Batu mulai digarap pada bulan ini. Perombakan ini juga akan mengubah wajah depan gedung PLUT menjadi kafe. Proses pengerjaan dikebut hingga pertengahan tahun nanti.
Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai mengatakan, revitalisasi ini berguna untuk meningkatkan peran dan Fungsi PLUT serta ekonomi kreatif (Ekraf) Kota Batu. Keberadaan PLUT merupakan bagian penting dalam pengembangan ide dan kreativitas usaha untuk meningkatkan perekonomian daerah.
Aries melanjutkan, PLUT KUMKM direvitalisasi agar lebih nyaman dan dioptimalkan sebagai tempat pengembangan usaha. Utamanya ekonomi kreatif. "Dalam revitalisasi ini, rencananya juga akan ditambah ruang display yang menarik sehingga mengundang banyak pengunjung yang datang," pungkasnya.
Sementara itu, pengelola PLUT KUMKM Kota Batu Yossi Hendrawan Saraswanto mengatakan, proses revitalisasi telah berjalan sejak 23 Januari. Sampai saat ini telah dilakukan penataan lahan di area depan PLUT. "Target kami pertengahan tahun 2024 sudah selesai. Hal ini juga didukung dengan keinginan Pj Wali Kota terkait percepatan revitalisasi," ujarnya pada koran ini, Kamis (25/1).
Dalam revitalisasi tersebut, tapak depan gedung akan dirombak menjadi kafe. Yossi melanjutkan, produk yang ada di kafe nantinya akan diisi dengan produk UMKM Batu yang telah dikurasi legalitasnya. "Selain itu kami juga akan membuat ruang inkubasi bisnis. Nanti, akan dikelola oleh karang taruna setempat. Di dalamnya nanti para pelaku usaha bebas berkreasi atau pun temu bisnis," ujarnya.
Selain area luar PLUT yang dirancang sebagai zona inkubasi, area dalamnya juga akan dipermak. Hampir sama seperti sebelumnya, area dalam berfungsi sebagai galeri dan ruang pelayanan, tapi penataan akan diubah dengan tema industrial. Proyek ini memakan dana Rp 500 juta.
Ke depan, komite kreatif Kota Batu juga dapat memanfaatkan PLUT untuk menjadi markas. Yossi mengatakan, PLUT KUMKM akan menjadi wadah bagi komunitas Kota Batu. "Kalau Kota Malang punya MCC, kita harap menciptakan hubungan antara pemerintah, pelaku usaha dan komunitas melalui PLUT KUMKM," jelasnya.(sif/lid)
Editor : Kholid Amrullah