BATU – Diduga karena sopir mengantuk, Mitsubishi Xpander Cross dengan Nopol F-1618-VI dan Daihatsu Terios TX MT Nopol N-1660-IR, Minggu (24/12) sekitar pukul 08.14.
Dalam kecelakaan di ruas jalan Ir. Soekarno depan kampus Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Desa Dadaprejo, Junrejo itu moncong kedua mobil sama-sama penyok.
Kanit Gakkum Lantas Polres Kota Batu Ipda Henri Setiawan menjelaskan, awal mula terjadinya kecelakaan saat Muhammad Yusuf, 42, yang mengendarai Mitsubishi Xpander Cross berjalan dari arah barat ke timur.
Saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga pria asal Sukabumi, Jawa Barat tersebut mengantuk.
"Mobil kemudian oleng ke kanan dan menabrak mobil Daihatsu Terios TX MT yang dari arah berlawanan," ungkapnya.
Mobil tersebut dikendarai oleh Tolip, 43, asal Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Henri melanjutkan, kedua bagian depan mobil saling berbenturan dan ringsek.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu.
"Bahkan, tidak ada yang terluka dalam kecelakaan itu," katanya.
Total ada 8 orang yang terlibat kecelakaan.
Ada 4 orang di mobil Mitsubishi Xpander Cross dan 4 sisanya di Daihatsu Terios TX MT.
Kedua mobil tersebut sedang ingin berlibur ke Kota Batu.
Henri mengatakan, pengemudi Mitsubishi Xpander Cross tadinya ingin pergi ke Jatim Park 3.
Namun karena belum buka, maka Yusuf dan keluarga memutuskan untuk turun ke Kota Malang terlebih dahulu.
Sementara itu, Tolip juga membawa serta keluarganya.
"Sepertinya juga perjalanan untuk liburan ke Kota Batu," katanya.
Proses evakuasi berjalan cukup lama. Sampai pukul 11.17 siang, baru satu mobil yang dibawa ke kantor polisi.
Sementara itu, kecelakaan tersebut menyebabkan ruas jalan Ir. Soekarno mengalami sedikit hambatan.
"Total kerugian materi yang diterima oleh kedua pengemudi adalah Rp 20 Juta. Namun, kedua pengemudi memutuskan untuk menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan. (sif/lid)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana