Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Atap Bocor, Pedagang Pasar Laron Kota Batu Sering Kehujanan

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Rabu, 13 Desember 2023 | 23:39 WIB

 

DIPERBAIKI: Atap Pasar Laron sudah banyak yang bocor.
DIPERBAIKI: Atap Pasar Laron sudah banyak yang bocor.

BATU - Para pedagang di Pasar Laron Alun-Alun Kota Batu mengeluhkan atap pasar yang bocor. 

Pasalnya tak hanya menurunkan jumlah kunjungan, tetesan air hujan juga masuk ke area pasar melalui atap yang berlubang. Sebanyak 38 PKL terdampak bocoran atap tiap hujan tiba.

Salah seorang PKL Pasar Laron Erika mengatakan, kebocoran itu telah dirasakan sejak lama. 

Ia merasa cukup terganggu untuk berjualan saat hujan tiba. Ditambah lagi, hujan membuat pengunjung makin berkurang. 

“Saya baru 3 bulan jualan di sini. Namun rembesan air akibat hujan sudah saya alami sejak dua bulan belakangan,” ucapnya pada koran ini, Selasa (12/12). 

Untuk mengakali hal itu, ia memasang terpal di atas gerobaknya. 

Sementara pedagang PKL lain yang terdampak memilih untuk menepi agar tidak terkena tetesan air.

Bocornya atap di atas Pasar Laron tersebut juga dikeluhkan oleh Ketua Paguyuban PKL Pasar Laron Muhammad Sahid. 

Ia mengatakan, banyak kebocoran di berbagai sisi atap. 

“Hampir 38 PKL di Pasar Laron terkena imbasnya,” ucap pria asal Kelurahan Sisir Tersebut.

Melihat musim hujan yang akan berlangsung lama, Sahid bersama pedagang lain mengajukan bantuan ke pemerintah. 

Mulai Senin (11/12) atap paguyuban PKL Pasar Laron yang terletak di sebelah kanan pasar dibongkar. 

Sahid menjelaskan, bahwa atap lama yang mengalami kebocoran merupakan iuran dari para PKL. 

Sementara untuk renovasi saat ini bantuan atap baru berasal dari dinas terkait. 

“Perbaikan atap di atas PKL Pasar Laron ini ditarget rampung pada 23 Desember mendatang,” ungkapnya. 

Mulai dari tiang sampai atap akan diganti. 

Tinggi atap juga akan dinaikkan 50 centimeter dari posisi atap awal. 

Namun proses renovasi dihentikan sementara karena para tukang dipindah untuk memperbaiki beberapa bagian Pasar induk jelang kedatangan presiden.

Selama proses pembongkaran atap para PKL masih tetap berjualan. 

Ketika hujan kata Sahid para PKL akan bergeser ke tempat-tempat teduh di sebelahnya.

“Untungnya masih ada tempat longgar di pojok kanan pasar. Sehingga para PKL dapat menggeser dagangannya ke situ saat proses renovasi,” jelasnya. 

Harapannya dengan perbaikan atap ini masyarakat semakin nyaman ketika sedang berkunjung ke Pasar Laron. (sif/lid)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#atap pasar bocor #Alun Alun Kota Batu