BATU - Belum ada kasus Influenza Like Illness (ILI) atau gejala menyerupai influenza yang dilaporkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu. Kondisi tersebut berbeda dengan sejumlah daerah lain yang mulai mencatat peningkatan kasus. Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada terhadap gangguan pernapasan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu dr Icang Sarrazin mengatakan, kondisi kesehatan masyarakat relatif masih terkendali. Hingga kini, belum terlihat tren kenaikan kasus gangguan pernapasan.
Baca Juga: Laut Bercerita Menjadi Film Penutup Jakarta Film Week 2026, Menemani Ah Girl Sebagai Film Pembuka
Icang menjelaskan, gejala ILI umumnya menyerupai flu biasa. Di antaranya demam, batuk, dan sakit tenggorokan. Dalam pemantauan kesehatan masyarakat, gejala tersebut juga berkaitan dengan kelompok Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Sementara itu, kasus gangguan pernapasan dilaporkan meningkat di sejumlah daerah. Di Kabupaten Banyuwangi, misalnya, tercatat rata-rata sekitar 8.500 kasus per bulan sepanjang Februari hingga Agustus 2026.
Baca Juga: Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Akan Tayang di Studio 4DX, Semakin Memacu Adrenalin
Menurut Icang, kondisi cuaca Kota Batu yang cenderung dingin, kering, dan berdebu tetap perlu diwaspadai. Namun, kualitas udara di Kota Batu dinilai masih cukup baik sehingga dapat menekan salah satu faktor risiko gangguan pernapasan.
“Cuaca cenderung lebih bersih di Kota Batu, sehingga mungkin akan memperkecil adanya penyakit,” tambahnya. Dia mengimbau masyarakat menjaga pola hidup sehat dan mencukupi waktu istirahat. Langkah tersebut penting untuk menjaga daya tahan tubuh di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu.
Editor : Fajar Andre Setiawan