BATU, RADAR BATU - Pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak tidak cukup dilakukan ketika kasus sudah muncul. Peternak perlu menjaga kebersihan kandang, melakukan sanitasi peralatan, memberikan vaksinasi, serta membatasi lalu lintas ternak.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) Kota Batu Hendry Suseno mengatakan vaksinasi sapi dianjurkan setiap enam bulan. Langkah tersebut diperlukan untuk mempertahankan perlindungan terhadap PMK.
Selain vaksinasi, kondisi kesehatan ternak juga perlu diperhatikan. Pemerintah memberikan vitamin dan obat cacing sebagai bagian dari dukungan kesehatan ternak. Peternak juga diminta mewaspadai mobilitas hewan.
Baca Juga: Indonesian Television Awards 2026 Sudah Open Voting, Berikut Kategori dan Nominasinya - Radar Batu
Sebab, penularan PMK dapat terjadi melalui perpindahan ternak dan sarana pendukungnya. “Saat ada yang melaporkan ternaknya sakit, kami juga bertanya beberapa hal. Misalnya sapi sebelumnya dari daerah mana,” kata Hendry.
Penularan juga dapat terjadi antarternak dalam satu kandang. Karena itu, kebersihan kandang dan sanitasi peralatan menjadi bagian penting dalam pencegahan.
Hendry mengatakan PMK disebabkan virus. Penyakit tersebut menyerang hewan berkuku belah, seperti sapi, kambing, dan domba.
Baca Juga: Karhutla Gunung Butak Merambat ke Kawinajang, Tim Gabungan Dikerahkan - Radar Batu
Di Kota Batu, sapi menjadi ternak yang paling banyak dilaporkan suspek PMK. Sepanjang 2026, terdapat 16 sapi suspek.
Jumlah tersebut turun dibandingkan 2025 yang mencapai 90 sapi suspek. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan untuk mencegah kasus kembali meningkat.
Peternak juga perlu memperhatikan kondisi ternak. Demam tinggi hingga 40-41 derajat Celsius serta luka lepuh pada mulut, lidah, bibir, gusi, dan hidung merupakan gejala yang perlu diwaspadai.
Baca Juga: Cegah Keracunan Terulang, Dinkes Kota Batu Wajibkan Sampel MBG Minimal 250 Gram - Radar Batu
Nafsu makan yang menurun juga dapat berdampak pada bobot tubuh dan produktivitas ternak.
Dengan kasus yang mulai melandai, pencegahan perlu dilakukan secara konsisten. Vaksinasi, sanitasi, dan pengawasan lalu lintas ternak menjadi tiga langkah penting untuk menjaga ternak Kota Batu tetap terlindungi.
Editor : Fajar Andre Setiawan