Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pedagang Pasar Induk Among Tani Kota Batu dan Wisata Sumbang 21 Kantong Darah

Fajar Andre Setiawan • Rabu, 15 Juli 2026 | 20:00 WIB
DONOR DARAH: Salah seorang petugas kesehatan melakukan prosedur donor darah kepada salah satu ASN Diskumperindag di Pasar Induk Among Tani Kota Batu kemarin (14/7).
DONOR DARAH: Salah seorang petugas kesehatan melakukan prosedur donor darah kepada salah satu ASN Diskumperindag di Pasar Induk Among Tani Kota Batu kemarin (14/7).

 

BATU, RADAR BATU - Sebanyak 21 kantong darah berhasil dihimpun RS Baptis Kota Batu dalam aksi donor darah kemarin (14/7). Kegiatan itu digelar bersama Palang Merah Indonesia (PMI). Sasaran utamanya para pedagang di Pasar Induk Among Tani. Namun, sejumlah wisatawan juga ikut berpartisipasi.

Aksi sosial dimulai sejak pukul 06.30. Sebelum donor darah, peserta mengikuti senam zumba bersama. Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis. Mulai cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Peserta juga mendapat layanan konsultasi kesehatan. Hasil pemeriksaan dijelaskan langsung oleh tenaga medis.

BACA JUGA: Sempat di Bawah Target pada 2025, Pemerintah Dorong Anggaran Pendidikan 2026 Lampaui 20 Persen

Langkah itu menjadi bagian dari edukasi pentingnya deteksi dini penyakit. Humas RS Baptis Batu Andrew Yehu mengatakan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Peserta tidak hanya berasal dari Kota Batu. Warga Malang hingga wisatawan luar daerah juga ikut hadir. Donor darah dimulai pukul 08.30. Sebanyak 21 peserta dinyatakan lolos skrining kesehatan. 

Sementara, beberapa calon pendonor tidak dapat mendonorkan darahnya karena alasan medis. Andrew menjelaskan, proses skrining dilakukan ketat. “Tekanan darah maksimal 140/90 mmHg, berat badan minimal 50 kilogram, dan usia pendonor dibatasi hingga 60 tahun,” ungkapnya.

BACA JUGA: UNESCO Dorong Pelajar Jadi Pencipta Konten yang Bertanggung Jawab

Salah satu peserta, Dudik Arifianto, mengaku rutin mendonorkan darah setiap dua bulan. Warga Jalan Arjuna, Kota Batu, itu telah 23 kali menjadi pendonor. Menurut Dudik, donor darah bukan hanya membantu orang lain. Ia juga merasakan manfaat bagi kebugaran tubuhnya. “Kalau selesai donor, badan terasa lebih enteng dan segar,” tandasnya. (kr2/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
RS Baptis Batu donor darah pedagang pasar induk kota batu wisatawan