Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tes IVA Gratis di Kota Batu, Dinkes Kejar Deteksi Dini Kanker Serviks

Rori Dinanda Bestari • Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:00 WIB
Illustrasi Perempuan Mengidap Kanker Serviks (Freepik
Illustrasi Perempuan Mengidap Kanker Serviks (Freepik

 

BATU, RADAR BATU - Dinas Kesehatan Kota Batu mulai menggencarkan skrining massal kanker serviks sepanjang 2026. Sebanyak 1.300 perempuan usia produktif ditarget mengikuti pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) sebagai langkah deteksi dini kanker leher rahim.

Program ini digencarkan menyusul temuan 13 kasus kanker serviks aktif di Kota Batu hingga pertengahan Mei 2026.

Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penanganan Bencana Dinkes Kota Batu dr. Icang Sarrazin mengatakan, pemeriksaan IVA dipilih karena murah, cepat, dan cukup akurat mendeteksi lesi prakanker.

BACA JUGA: Tanggapan Koalisi Masyarakat Sipil terkait Panglima TNI Izinkan Prajuritnya Ikut Tangani Begal

“IVA punya sensitivitas 66 hingga 69 persen dan spesifisitas sampai 98 persen. Sangat efektif untuk skrining awal,” jelas Icang.

Untuk memperluas cakupan layanan, Dinkes telah melatih bidan di lima puskesmas se-Kota Batu agar mampu melakukan pemeriksaan IVA secara mandiri.

Selain layanan reguler di puskesmas, skrining massal juga dilakukan dengan pola jemput bola di tingkat desa dan kecamatan.

BACA JUGA: Tak Hanya Tren, Membawa Tumbler Dinilai Membantu Siswa Lebih Rutin Minum Air

“Tujuannya agar masyarakat tidak takut dan tidak menunda pemeriksaan,” tambahnya.

Dinkes juga memperkuat pencegahan primer melalui vaksinasi HPV gratis bagi perempuan usia produktif dan pelajar perempuan.

Sementara itu, BPJS Kesehatan memastikan seluruh pengobatan kanker serviks dijamin penuh melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

BACA JUGA: Rekomendasi Oleh-oleh Khas Kota Batu yang Cocok Dibawa Pulang

Kepala Kantor Layanan Operasional BPJS Kesehatan Malang Cabang Kota Batu Erra Widayati menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap biaya pengobatan.

“Mulai skrining IVA, pemeriksaan lanjutan hingga terapi kanker di-cover sesuai indikasi medis sampai pasien dinyatakan sembuh,” ujar Erra.

Dinkes berharap masyarakat mulai rutin melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi sejak usia 30 tahun untuk mencegah keterlambatan diagnosis kanker serviks. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#skrining IVA gratis #dinkes batu #kanker serviks #kota batu #bpjs