BATU, RADAR BATU - Keterbatasan ruang olahraga publik mendorong Pemerintah Kota Batu menyiapkan solusi baru. Tahun ini, pembangunan Taman Sehat mulai dimatangkan dengan menjadikan area Puskesmas Batu di Jalan Samadi sebagai lokasi utama.
Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Batu Nurochman dalam tahap awal perencanaan proyek. Menurut dia, lokasi puskesmas dinilai paling memungkinkan karena memiliki halaman yang cukup luas dan terintegrasi dengan fasilitas kesehatan.
“Lokasinya memungkinkan, halamannya luas dan dekat dengan layanan kesehatan,” ujarnya. Pembangunan Taman Sehat ini merespons meningkatnya tren gaya hidup sehat masyarakat. Selama ini, banyak warga memanfaatkan bahu jalan untuk lari dan senam.
BACA JUGA: Batu Night Spectacular Hadirkan Wajah Baru Lampion Garden
Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan. Melalui fasilitas ini, pemerintah ingin menyediakan ruang olahraga yang lebih aman dan layak. Rencananya, taman akan dilengkapi berbagai alat olahraga luar ruang yang dapat digunakan secara gratis.
Jenis peralatan masih dalam tahap kajian, menyesuaikan kebutuhan dan karakter ruang terbuka. “Kami masih memilih alat yang sesuai, misalnya sepeda statis,” imbuhnya.
BACA JUGA: Dekatkan Satwa Endemik, Drive Thru Park Hadirkan Sesi Foto Bareng Burung Hantu
Meski telah direncanakan, proyek ini masih dalam tahap penggodokan teknis. Penataan ruang menjadi perhatian utama agar keberadaan taman tidak mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan di puskesmas.
Pemerintah juga mempertimbangkan aspek kenyamanan dan aksesibilitas bagi pengguna.
Cak Nur, sapaan akrabnya, berharap kehadiran Taman Sehat dapat mendorong masyarakat lebih aktif berolahraga.
Selain itu, fasilitas gratis ini diharapkan menjadi alternatif bagi warga yang selama ini bergantung pada pusat kebugaran berbayar. “Harapannya bisa segera direalisasikan tahun ini, tapi masih dalam tahap kajian agar benar-benar sesuai kebutuhan,” pungkasnya. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan