RADAR BATU - Momen Iduladha identik dengan hidangan daging kambing yang menggugah selera.
Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua makanan aman dikonsumsi bersamaan dengan daging kambing karena dapat menimbulkan gangguan kesehatan.
Daging kambing termasuk dalam kategori makanan bersifat panas menurut pengobatan tradisional.
Baca Juga: Srikaya, Buah Tropis yang Baik untuk Pencernaan dan Daya Tahan Tubuh
Jika dipadukan dengan makanan yang bersifat dingin atau memiliki kandungan tertentu, risiko gangguan pencernaan dan peradangan meningkat.
Berikut lima jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan daging kambing:
-
Semangka
Buah yang kaya air dan menyegarkan ini sering dijadikan pencuci mulut.Namun, semangka bersifat dingin sehingga jika dikonsumsi bersamaan dengan daging kambing yang panas, dapat menurunkan nilai gizi daging dan berpotensi membahayakan sistem pencernaan, terutama bagi penderita masalah limpa.
-
Durian
Durian juga memiliki sifat panas yang dapat memperparah efek panas dari daging kambing.Kombinasi ini dapat memicu peradangan, meningkatkan tekanan darah, dan menimbulkan ketidaknyamanan tubuh.
-
Telur dan Gorengan
Telur yang kaya protein jika dikonsumsi bersamaan dengan daging kambing akan membebani sistem pencernaan, menyebabkan proses pencernaan lebih lama dan potensi perut kembung.Gorengan yang tinggi lemak juga memperparah kondisi tersebut. Sebaiknya, padukan daging kambing dengan sayuran hijau agar lebih mudah dicerna.
-
Cuka
Makanan atau hidangan yang mengandung cuka dapat menyebabkan iritasi lambung jika dikonsumsi bersamaan dengan daging kambing karena tingkat keasaman cuka yang tinggi.Efeknya bisa berupa perut melilit hingga diare.
-
Keju
Daging kambing dan keju sama-sama tinggi protein dan lemak.Konsumsi keduanya secara bersamaan dalam jumlah banyak dapat menyebabkan rasa mual dan gangguan pencernaan.
Sebagai alternatif, gunakan pelengkap seperti sayuran atau saus berbasis tomat.
Baca Juga: Buah Pir, Kaya Air dan Serat untuk Cegah Dehidrasi dan Sembelit
Untuk menjaga kesehatan setelah menikmati hidangan kambing, disarankan memberi jeda waktu sebelum mengonsumsi makanan tersebut atau memilih pelengkap yang lebih ringan dan berserat.
Dengan demikian, tubuh tetap fit dan risiko gangguan pencernaan dapat diminimalisir. (NR)
Editor : Aditya Novrian