BATU - Mengonsumsi gula berlebih dapat membahayakan kesehatan.
Terutama jika tidak diimbangi dengan asupan buah, sayuran, dan nutrisi seimbang.
Kondisi ini dapat memicu hiperglikemia atau lonjakan kadar gula darah, yang sering tidak disadari hingga menimbulkan komplikasi serius.
Mengenali tanda-tanda overdosis gula menjadi langkah pencegahan dini yang penting.
Berikut sembilan gejala tubuh kelebihan gula yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: BMKG Prediksi Suhu Kota Batu Turun dan Curah Hujan Tinggi di Akhir Pekan
Pertama, mudah lapar tapi berat badan menurun karena tubuh gagal memanfaatkan gula sebagai energi, sehingga memecah otot dan lemak, menyebabkan penurunan berat badan tidak sehat serta lemah otot.
Kedua, sering kelelahan akibat gula yang menetap di darah karena insulin tidak bekerja optimal.
Ketiga, penglihatan buram dan sakit kepala terjadi karena pembengkakan lensa mata akibat kelebihan cairan.
Keempat, sering haus dan buang air kecil menandakan ginjal bekerja keras membuang glukosa berlebih.
Baca Juga: Jangan Remehkan Tahu! Ini Deretan Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh
Kelima, luka sulit sembuh karena diabetes merusak sirkulasi darah, meningkatkan risiko infeksi hingga amputasi.
Keenam, kesemutan atau nyeri di kaki dan tangan muncul dari kerusakan saraf akibat gula darah tidak terkontrol.
Ketujuh, perubahan kulit seperti kutil atau penebalan di leher dan ketiak menunjukkan resistensi insulin.
Kedelapan, infeksi jamur, terutama di area genital, lebih rentan karena glukosa berlebih jadi makanan bakteri.
Kesembilan, gusi berdarah menjadi komplikasi karena glukosa meningkatkan bakteri di mulut, berpotensi hingga kehilangan gigi jika tak ditangani.
Segera konsultasi dokter jika mengalami gejala ini untuk mencegah dampak jangka panjang. (rsy)
Editor : A. Nugroho