Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Bahaya Konsumsi Makanan Tinggi Garam dan Cara Menguranginya

Aditya Novrian • Selasa, 29 April 2025 | 19:35 WIB

Ilustrasi Garam (sumber foto: freepik)
Ilustrasi Garam (sumber foto: freepik)

Kota Batu- Makanan tinggi garam adalah makanan yang mengandung natrium dalam jumlah berlebih, seperti makanan olahan, makanan cepat saji, makanan kaleng, serta camilan asin.

Garam memang diperlukan tubuh dalam jumlah kecil, namun konsumsi berlebih dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Semua orang berisiko jika mengonsumsi garam secara berlebihan, terutama anak-anak, orang dewasa, dan lansia. Mereka yang memiliki riwayat hipertensi, penyakit jantung, atau gangguan ginjal harus lebih waspada terhadap asupan garam sehari-hari.

Garam tidak hanya terdapat pada makanan yang terasa asin. Banyak produk seperti roti, saus instan, keju, dan makanan beku mengandung kadar natrium tinggi.

Baca Juga: Suka Makan Olahan Bertepung? Hati-Hati, Ini Bahaya Kalau Berlebihan Mengonsumsinya!

Oleh sebab itu, penting membaca label nutrisi pada kemasan makanan untuk mengetahui jumlah natrium yang terkandung.

Asupan garam yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi), yang menjadi faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke.

Selain itu, konsumsi garam berlebih juga meningkatkan risiko penyakit ginjal, osteoporosis, dan kanker lambung. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), konsumsi garam yang disarankan adalah kurang dari 5 gram per hari atau sekitar satu sendok teh.

Rasa gurih yang dihasilkan garam membuat makanan terasa lebih lezat, sehingga banyak orang tanpa sadar menambah konsumsi harian mereka.

Baca Juga: Jangan Remehkan Sunscreen! Ini Bahaya Mengabaikan Tabir Surya untuk Kesehatan Kulit

Selain itu, kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji dan olahan juga turut meningkatkan asupan garam tanpa disadari.

Beberapa langkah sederhana dapat dilakukan, seperti memasak makanan sendiri dengan sedikit garam, memilih produk rendah natrium, menggunakan rempah-rempah alami sebagai pengganti rasa, serta membiasakan diri untuk mencicipi makanan sebelum menambahkan garam.

Mengurangi konsumsi camilan asin dan memperbanyak konsumsi buah serta sayuran segar juga sangat membantu.

Membiasakan diri untuk mengontrol asupan garam sejak dini merupakan investasi kesehatan jangka panjang. Dengan langkah kecil ini, risiko berbagai penyakit serius dapat diminimalisir secara efektif. (afh)

Editor : Aditya Novrian
#garam #berlebihan #bahaya #makanan #konsumsi