Vitamin adalah zat gizi mikro yang sangat dibutuhkan tubuh agar organ-organ bekerja optimal.
Meskipun tidak dibutuhkan dalam jumlah besar seperti karbohidrat atau protein, kekurangan vitamin bisa berdampak serius pada kesehatan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa gejala-gejala kecil yang dialami sehari-hari bisa menjadi tanda tubuh kekurangan vitamin.
Salah satu gejala yang paling umum adalah kelelahan yang tidak kunjung membaik. Jika tubuh terus merasa lemas meski sudah cukup istirahat, bisa jadi itu pertanda kekurangan vitamin B kompleks, terutama B12 yang berperan dalam produksi energi dan pembentukan sel darah merah.
Gejala lainnya adalah kulit kering, kusam, atau sering muncul sariawan dan luka di sudut bibir. Ini bisa menandakan kekurangan vitamin B2, B3, dan vitamin C.
Baca Juga: Makan Gorengan Jadi Lebih Sehat, 4 Jenis Minyak Terbaik Untuk Kesehatan
Vitamin C juga berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, jadi bila seseorang mudah terserang flu atau infeksi, bisa jadi tubuhnya kekurangan vitamin ini.
Kuku mudah rapuh, rambut rontok, atau sering kesemutan juga patut diwaspadai. Masalah tersebut bisa terkait dengan kekurangan biotin (vitamin B7) dan vitamin D. Sedangkan kekurangan vitamin A dapat menyebabkan gangguan penglihatan malam atau mata kering.
Kekurangan vitamin terjadi karena berbagai faktor, mulai dari pola makan tidak seimbang, konsumsi makanan instan yang minim nutrisi, gaya hidup tidak sehat, hingga kondisi medis tertentu yang mengganggu penyerapan vitamin dalam tubuh.
Untuk mengatasinya, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah memperbaiki pola makan.
Baca Juga: Mata Sehat, Aktivitas Lancar, Wajib Tahu 5 Tips Jaga Kesehatan Mata
Konsumsi makanan beragam yang kaya vitamin sangat penting. Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kangkung kaya akan vitamin A, C, dan K. Buah-buahan seperti jeruk, kiwi, dan pepaya mengandung vitamin C yang tinggi. Sedangkan telur, ikan, dan susu merupakan sumber vitamin B dan D yang baik.
Selain itu, penting juga untuk memperhatikan cara pengolahan makanan. Memasak terlalu lama atau pada suhu tinggi bisa merusak kandungan vitamin dalam sayur dan buah. Oleh karena itu, mengonsumsi buah segar atau sayuran yang dimasak sebentar bisa membantu mempertahankan kandungan nutrisinya.
Jika diperlukan, konsumsi suplemen vitamin bisa menjadi pilihan tambahan, namun sebaiknya tetap berdasarkan kebutuhan tubuh dan dianjurkan oleh tenaga medis.
Menjaga asupan vitamin secara cukup dan seimbang setiap hari akan membantu tubuh tetap bugar, kulit sehat, pikiran lebih fokus, serta mengurangi risiko penyakit akibat defisiensi vitamin. (afh)
Editor : Aditya Novrian