Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Kupas Teknik Pernapasan Kuno: Rahasia Mengatasi Stres, Meningkatkan Energi, dan Daya Tahan Tubuh

A. Nugroho • Minggu, 23 Maret 2025 | 23:30 WIB
Ilustrasi teknik pernafasan (pch.freepik)
Ilustrasi teknik pernafasan (pch.freepik)

RADAR BATU - Pernahkah kamu merasa kelelahan, mudah stres, atau kesulitan fokus?

Jangan langsung mencari kafein atau scrolling media sosial, karena ternyata teknik pernapasan kuno bisa jadi solusi jitu untuk tubuh dan pikiranmu.

Dua teknik pernapasan legendaris dari masa lampau, pranayama dari India dan tummo breathing dari Tibet, telah dipraktikkan selama ribuan tahun dan terbukti mampu memberikan efek luar biasa bagi kesehatan fisik dan mental.

Pranayama: Mengelola Stres dan Membuka Energi Hidup

Baca Juga: Mitos atau Fakta? Minum Air Lemon Setiap Hari Bisa Turunkan Berat Badan?

 

Dalam yoga, pernapasan bukan sekadar aktivitas otomatis.

Pranayama, yang berarti “kontrol energi kehidupan” dalam bahasa Sansekerta, adalah latihan mengatur pernapasan agar tubuh dan pikiran bekerja selaras.

Pranayama memiliki empat aspek utama, yaitu recaka (menghembuskan napas), puraka (menghirup napas), antah kumbhaka (menahan napas ke dalam), dan bahih kumbhaka (menahan napas keluar).

Dengan fokus pada ritme napas, teknik ini dapat menenangkan sistem saraf, meningkatkan mindfulness, dan membantu tidur lebih nyenyak.

Baca Juga: Jangan Dibuang! Kulit Pisang Ternyata Punya Segudang Manfaat untuk Kesehatan

 

Bahkan, pranayama dipercaya mampu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kapasitas paru-paru jika dilakukan secara rutin.

Jenis teknik seperti nadi shodhana (pernapasan lubang hidung bergantian) dan bhramari (pernapasan lebah) dikenal efektif meredakan kecemasan dan meningkatkan fokus.

Cobalah lakukan latihan ini lima menit sebelum tidur untuk merasakan efek relaksasi mendalam.

Tummo Breathing: Menyalakan Api Dalam Tubuh

Dari puncak Himalaya, tummo breathing hadir sebagai teknik unik yang dikenal dengan sebutan “api dalam”.

Para biksu Tibet telah menggunakannya untuk meningkatkan suhu tubuh dan memasuki kondisi meditasi mendalam.

Tummo menggabungkan visualisasi api di dalam tubuh, tarikan napas dalam, dan kontraksi otot untuk menghasilkan energi panas.

Penelitian menunjukkan bahwa teknik ini mampu meningkatkan metabolisme, kewaspadaan, serta memperkuat daya tahan tubuh.

Baca Juga: Sahur dengan Mie Instan, Sehat atau Berisiko? Ini Faktanya

Bahkan, praktisi tummo terbukti bisa meningkatkan suhu jari dan kaki mereka hingga 8°C saat berada di lingkungan dingin ekstrem.

Bagi kamu yang ingin mencoba, mulailah dengan duduk nyaman, tutup mata, dan bayangkan api kecil di dekat pusar.

Saat menarik napas dalam-dalam, rasakan api itu membesar.

Hembuskan napas sambil membayangkan panas menyebar ke seluruh tubuh.

Lakukan beberapa kali, dan rasakan energi yang bangkit!

Teknik pernapasan kuno ini bukan sekadar ritual spiritual, tetapi praktik ilmiah yang bisa kamu terapkan untuk meningkatkan kualitas hidup.

Tapi ingat, jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dulu dengan ahli sebelum memulai. (sai)

Editor : A. Nugroho
#Lalu #fisik #Ribuan Tahun #Pernafasan #mental #zaman dahulu #Terbukti #kesehatan #yoga #Efek #dan #teknik