Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tetap Fit Saat Puasa: Tips Waktu Olahraga dari dr. Tirta

A. Nugroho • Sabtu, 8 Maret 2025 | 21:25 WIB

 

Dokter Tirta olahraga
Dokter Tirta olahraga

RADAR BATU – Selama Ramadan fokusnya adalah memang ibadah, tetapi jangan sampai lupa dengan kesehatan tubuh agar tetap fit saat puasa.

Puasa memang seringkali membuat badan menjadi lebih lemas, tetapi dengan olahraga dapat membuat tubuh menjadi fit.

Untuk tetap fit juga jangan sampai olahraga mengganggu jadwal puasa.

Tirta Mandira Hudhi atau yang lebih dikenal dengan panggilan Dokter Tirta seorang dokter yang memiliki gaya gaul dan sangat kekinian.

Dokter Tirta sangat vokal menyuarakan berbagai edukasi mengenai kesehatan, termasuk membagi tips waktu olahraga selama bulan Ramadan.

Baca Juga: Ide Olahraga Ringan Luar Ruangan dan Dalam Ruangan Menjelang Berbuka Puasa

Berikut tiga waktu yang sering digunakan untuk berolahraga selama bulan Ramadan menurut dr. Tirta:

Sebelum Berbuka

Olahraga di waktu sebelum berbuka bagus bagi orang yang mengikuti program fiber.

Program olahraga Fiber Fit adalah program latihan fisik yang dirancang untuk membantu individu mencapai kebugaran dan kesehatan optimal.

Setelah Berbuka

Waktu kedua yang sering digunakan olahraga adalah setelah berbuka.

Baca Juga: Pilihan Buah Tinggi Serat untuk Sahur yang Sehat dan Mengenyangkan

Bagi orang yang memutuskan untuk olahraga setelah berbuka, jangan lupa untuk batalkan dulu puasanya menggunakan air mineral, cairan elektrolit, atau dengan makanan yang mengandung energi cepat seperti buah apel atau juga bisa energi gel.

Cairan elektrolit adalah minuman atau solusi yang mengandung ion mineral esensial seperti natrium (Na+), kalium (K+), kalsium (Ca2+), magnesium (Mg2+), klorida (Cl-), dan bikarbonat (HCO3-). Contohnya seperti minuman olahraga dan air kelapa.

Sedangkan energi gel adalah makanan ringan berenergi tinggi. Gel ini biasanya mengandung karbohidrat, elektrolit, dan kadang-kadang kafein yang dapat membantu meningkatkan kadar gula darah, mengisi kembali mineral yang hilang melalui keringat, dan meningkatkan kewaspadaan.

Sebelum Sahur

Waktu terakhir untuk olahraga saat bulan Ramadan yang sering digunakan adalah sebelum sahur.

Orang-orang yang ingin olahraga di waktu ini, harus perhatikan jam tidur.

Baca Juga: Puasa Sehat, Ini 4 Sayuran yang Bisa Bantu Metabolisme Tetap Optimal

Dokter Tirta mengatakan, olahraga di waktu sebelum sahur hanya untuk orang yang jam tidurnya sudah cukup dan beban kerjanya seharian tidak berat.

Jika nekat begadang, kemudian olahraga sebelum sahur, malah menjadi hal yang tidak bagus untuk jantung.

Selama bulan Ramadan, intensitas olahraga yang disarankan maintenance atau menjaga kondisi tubuh agar tetap optimal.

Selain itu, juga diminta untuk delude, atau mengurangi durasi olahraga, beban, dan juga jarak.

Dokter Tirta menyatakan tips tersebut agar fokus tidak terganggu, karena selama bulan puasa jumlah kalori manusia cenderung terbatas.

Baca Juga: Pentingnya Asupan Serat Saat Berpuasa

Selama waktu malam pun juga tidak bisa makan berlebihan, sehingga jika nekat makan berlebihan akan mengganggu sirkulasi pencernaan.

Selain itu, jika dipaksa, ketika olahraga bisa muntah atau bahkan mengalami gangguan pencernaan.

Jangan lupa jaga kesehatan agar tubuh kita tetap fit selama berpuasa! (fi) 

Editor : A. Nugroho
#olahraga #ramadan #dokter tirta #puasa #waktu