Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Peringati HUT Ke-62 Koperasi Susu Sae Pujon Ajak Anggota Semakin Kompak

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Selasa, 5 November 2024 | 16:43 WIB

 

SINERGI: Bupati Malang H.M Sanusi (empat dari kanan) dan mantan Bupati Malang Rendra Kresna (tengah) hadir dalam acara HUT Ke-62 Koperasi Susu Sae Pujon, Rabu (30/10).
SINERGI: Bupati Malang H.M Sanusi (empat dari kanan) dan mantan Bupati Malang Rendra Kresna (tengah) hadir dalam acara HUT Ke-62 Koperasi Susu Sae Pujon, Rabu (30/10).

MALANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 62 Koperasi Susu SAE Pujon, Rabu (30/10) berlangsung khidmat.

Diawali dengan khataman Al- quran bil ghoib yang digelar pada 29 September kemarin dilanjutkan dengan istighotsah dan pengajian agama yang di- sampaikan oleh Abuya Nur Hasanuddin dari malang.

Ketua Umum Koperasi Susu SAE Pujon HM Ni’am Shofi dalam sambutannya mengajak semua anggota koperasi untuk mengenang perjuangan para pejuang dan pendahulu Koperasi Susu SAE Pujon pada awal-awal berdirinya.

Karena lanjut dia, merekalah yang telah berjuang keras sehingga Koperasi Susu SAE Pujon bisa besar seperti saat ini.

Diceritakan Ni’am, banyak pengorbanan dalam berdirinya koperasi ini.

Dulu jumlah sapi hanya 30 ekor, anggota koperasi hanya 23 orang.

SOSIAL: Ketua Umum Koperasi Susu SAE Pujon H.M Ni’am (kanan) menyerahkan santunan untuk anak yatim.
SOSIAL: Ketua Umum Koperasi Susu SAE Pujon H.M Ni’am (kanan) menyerahkan santunan untuk anak yatim.

Saat itu pabrik susu belum ada yang mau me- nampung.

“Sehingga pengurus koperasi harus ider (keliling) untuk menawarkan susu ke rumah-rumah orang kaya, ke rumah sakit dan hotel ,” ungkapnya.

Selain itu pada tahun 1970-an koperasi punya banyak utang dan baru tahun 1975 baru kenal PT Nestle yang hanya terima 150 liter susu, padahal produksi saat itu 1.500 liter per hari.

Sehingga pengurus koperasi harus tetap mencari cara untuk menjual susu agar habis.

“Ini sungguh perjuangan yang tidak mudah,” kata Ni’am.

Oleh karena itu, Ni’am mengajak seluruh pengurus dan anggota koperasi untuk gotong royong dan bersatu agar keberadaan Koperasi SAE Pujon semakin besar dan mampu menopang perekonomianparaanggotanya.

KHIDMAT: Ratusan pengurus dan anggota Koperasi Susu SAE Pujon mengikuti acara peringatan HUT Ke-62 Koperasi Susu SAE Pujon dengan tertib dan khusyuk.
KHIDMAT: Ratusan pengurus dan anggota Koperasi Susu SAE Pujon mengikuti acara peringatan HUT Ke-62 Koperasi Susu SAE Pujon dengan tertib dan khusyuk.

Selain itu dia mengajak kepada para pengurus dan anggota selalu bekerja keras dan tidak lu-pa selalu beribadah kepada Allah SWT.

“Karena saya yakin tumbuhnya kita ini berkat ridho Allah SWT,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Ni’am juga menyampaikan dalam peringatan HUT Koperasi tahun ini mengundang mantan Bupati Malang Rendra Kresna dan Bupati Malang HM Sanusi.

Hal itu lanjut dia karena dua orang ini dianggap sebagai pemimpin Kabupaten Malang yang mempunyai jasa besar terhadap Koperasi SAE Pujon.

“Peran Pak Rendra saat koperasi mengalami kesulitan keuangan diberikan solusi oleh beliau untuk pinjam bank tanpa bunga. Lalu dibantu mesin mixer untuk mengolah makanan ternak,” ungkap Ni’am.

Selain itu, pihak koperasi juga mengundang Sanusi karena dia juga dianggap sangat berjasa dalam membantu menangani wabah penyakit kulit dan kuku (PMK) yang menyerang sapi pada tahun 2022 lalu.

Yang mana gara-gara PMK saat itu produksi susu tinggal 40 ton dari yang sebelumnya 120 ton.

Koperasi sempat panik dan bingung untuk mengatasi masalah ini.

Nah dalam kondisi seperti itu Sanusi sebagai Bupati Malang memberikan solusi dengan memerintahkan dinas peternakan untuk memvaksin semua sapi milik anggota Koperasi SAE Pujon.

Bukan hanya itu, bupati juga mencarikan solusi terkait kesulitan keuangan.

Sekarang produksi susu sudah pulih 120 ton per hari ini karena kerja keras pengurus, pengawas dan seluruh jajaran manajemen serta partisipasi dan kepercayaan anggota kepada koperasi.

Sementara itu Bupati Malang Sanusi mengatakan Pemerintah Kabupaten Malang sangat mem- perhatikan keberlanjutan koperasi-koperasi yang ada termasuk Koperasi Susu SAE Pujon.

Oleh karena itu dia juga memberikan bantuan genset untuk jaga-jaga jika listrik mati.

TAUSIYAH: Abuya Nur Hasanuddin saat menyampaikan ceramah di hadapan pengurus dan anggota koperasi. Dia mengajak semua anggota dan pengurus untuk memperbanyak rasa syukur.
TAUSIYAH: Abuya Nur Hasanuddin saat menyampaikan ceramah di hadapan pengurus dan anggota koperasi. Dia mengajak semua anggota dan pengurus untuk memperbanyak rasa syukur.

Dalam kesempatan itu Sanusi juga mengajak semua anggota bersatu agar koperasi tambah baik.

“Jangan tergoda yang lain untuk berpisah, harus tetap kompak,” pesannya.

Sedangkan Rendra Kresna dalam sambutan singkatnya mengajak semua pengurus dan anggota Koperasi SAE Pujon untuk terus mempertahankan koperasi yang telah terbukti menjadi pendongkrak perekonomian di Pujon.

Dia juga berharap produksi susu yang dihasilkan tiap ekor sapi bisa ditingkatkan hingga 30 liter per ekor.

“Dulu saya juga pernah studi banding di China ada yang satu ekor sapi susunya bisa 80 liter,” kata dia. (lid)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#pujon #susu #ajak #anggota #sae #semakin #koperasi #kompak