Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

8 Ton Beras Murah Ludes dalam Tiga Jam di Pakisaji Malang

Ahmad Yani • Sabtu, 2 Maret 2024 | 20:30 WIB
MAKSIMAL DUA KANTONG: Ibu-ibu membawa beras di dekat antrean warga yang menunggu giliran membeli beras murah di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang kemarin (1/3).
MAKSIMAL DUA KANTONG: Ibu-ibu membawa beras di dekat antrean warga yang menunggu giliran membeli beras murah di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang kemarin (1/3).

PAKISAJI – Warga antusias menyerbu beras murah di kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang di Pakisaji kemarin (1/3). 

Tak sampai tiga jam, 8 ton beras ludes terjual. Harga beras yang dijual hanya Rp 10.200 per kilogram. 

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang Shanti Rismandini mengatakan, pihaknya sengaja menggelar pangan murah sebagai upaya menekan harga. 

“Ada 800 orang penerima manfaat,” katanya. 

Sebab setiap orang dibatasi maksimal membeli 10 kilogram atau dua kemasan beras. 

Sama seperti program pangan murah sebelumnya, satu kemasan berisi lima kilo beras dibanderol Rp 51 ribu. 

Tak butuh waktu lama, tumpukan beras tersebut langsung habis kurang dari tiga jam. 

Selain beras, ada juga komoditas telur murah yang juga bisa dibeli warga. 

”Telur yang kami sediakan tidak banyak, hanya 30 kilogram dan tidak sampai setengah jam sudah habis,” tuturnya. 

Sebab telur yang dijual lebih murah dari pasaran, yakni Rp 27,5 ribu per kilogram. 

Sementara di pasar, harga telur sudah mencapai Rp 30 ribu per kilogram. 

Hal itu karena mereka mendatangkan langsung dari pengusaha. 

Menurut Shanti, kegiatan tersebut bertujuan untuk menstabilkan harga bahan pokok. 

Selain itu juga untuk membantu masyarakat dengan daya beli rendah agar bisa mengakses pangan murah dan sehat. 

Kegiatan ini juga bakal diteruskan dan menyasar daerah-daerah yang dirasa cukup sulit mendapatkan akses pangan murah. 

“Seperti di Sumbermanjing Wetan, Ampelgading,” ujarnya. 

Hanya saja, soal waktunya masih menunggu koordinasi dengan stakeholder terkait. (iza/nay)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#ludes #dinas ketahanan pangan #beras murah #pakisaji