BATU, RADAR BATU - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) baru mulai memadati stan di kawasan Car Free Day (CFD) Mbatu Sae kemarin (13/9). Fasilitas lapak gratis dari Pemkot Batu itu dimanfaatkan untuk mengenalkan produk, memperluas pasar, sekaligus menguji respons konsumen.
Salah satu pelaku UMKM baru tersebut ialah Ferdy Sujatmiko. Dia membawa kuliner ayam celup ke arena olahraga mingguan itu. Sebelumnya, dia hanya berjualan dari rumah. “Saya sudah dua bulan berjualan di rumah. Ingin jualan di CFD sini biar makin banyak orang yang lebih tahu lagi sama jualan saya,” ujarnya.
Ferdy juga memadukan penjualan langsung dengan live melalui media sosial. Strategi tersebut dinilai membantu memperluas jangkauan promosi sekaligus menarik penonton untuk datang membeli. “Alhamdulillah sekarang juga makin ramai, termasuk yang nonton jadi ikut jajan ke sini,” tambahnya.
Baca Juga: Pembakaran Sisa Ranting dan Bambu Picu Kebakaran Pandanrejo Kota Batu - Radar Batu
Pelaku UMKM baru lainnya, Geraldo Kevin Firmanta, memanfaatkan fasilitas lapak gratis untuk mengenalkan produk seafood. Menurut dia, peluang tersebut cukup terbuka. Sebab, belum banyak pedagang yang menawarkan menu serupa. “Apalagi di sini juga masih belum ada menu jualan yang sama,” terangnya.
Meski tergolong pendatang baru, sejumlah lapak UMKM tersebut mendapat respons positif dari pengunjung. Harga yang terjangkau membuat dagangan mereka ramai, bahkan kerap habis setiap akhir pekan.
Kehadiran UMKM baru itu menunjukkan fungsi CFD Mbatu Sae tidak hanya sebagai ruang publik untuk berolahraga. Kawasan tersebut juga mulai berkembang menjadi ruang promosi dan pengujian pasar bagi pelaku usaha rumahan di Kota Batu.
Editor : Fajar Andre Setiawan