Face Painting Curi Animo Anak-Anak di CFD Mbatu Sae Kota Batu

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 18:00 WIB
MENJANJIKAN: Seniman melukis wajah anak-anak di Car Free Day (CFD) Mbatu Sae kemarin (23/8). (INDAH MEI YUNITA/RADAR BATU)
MENJANJIKAN: Seniman melukis wajah anak-anak di Car Free Day (CFD) Mbatu Sae kemarin (23/8). (INDAH MEI YUNITA/RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU - Face painting menjadi salah satu hiburan yang selalu mencuri perhatian pengunjung Car Free Day (CFD) Mbatu Sae setiap akhir pekan. Layanan melukis wajah dan balon karakter itu diburu anak-anak hingga dewasa. Peluang tersebut dimanfaatkan Atik Sholihah, owner Galeri Estu Painting, untuk membuka lapak secara konsisten sekitar 1,5 bulan terakhir.

“Karena di sini belum ada, tetapi di luar daerah itu sudah jadi tren. Jadi saya mencoba buka di sini dan lumayan ramai,” ujarnya setelah melayani dua anak perempuan kemarin (23/8). Jasa face painting dipatok Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu. Tarif menyesuaikan tingkat kerumitan motif. Atik juga menerima pesanan dengan sistem panggilan ke rumah pelanggan.

Keamanan bahan menjadi perhatian utama. Atik menggunakan cat khusus face and body paint berbahan dasar air. Bahan tersebut berbeda dengan cat tekstil dan mudah luntur ketika terkena air. “Sifatnya water-based, jadi sangat aman baik untuk anak-anak maupun dewasa. Begitu kena air juga bisa langsung luntur,” jelasnya.

Baca Juga: Masih Ada 736 Jiwa di Kota Batu Belum Punya KTP - Radar Batu

Pengunjung lapaknya mayoritas anak-anak. Keramaian biasanya mencapai puncaknya pukul 08.00 hingga 09.00. Dalam sehari, dia bisa melayani sekitar 15 hingga 25 anak. Bahkan, pukul 07.30 kemarin, sudah ada tiga anak yang mengantre. Tak hanya face painting, Atik menawarkan balon twist karakter buatan sendiri. Setiap pekan, dia membawa sekitar 15 balon yang dirangkai menjadi berbagai bentuk karakter.

Salah satu pengunjung, Ayana mengaku sempat khawatir dengan keamanan cat. Namun, kekhawatiran itu hilang setelah mendapat penjelasan mengenai bahan yang digunakan. “Saya sempat ragu, khawatir nanti kulitnya kenapa-kenapa. Namun, setelah dipastikan aman, saya baru mengizinkan putri saya untuk dilukis wajahnya,” pungkasnya. 

Editor : Fajar Andre Setiawan
UMKM Kota Batu Face Painting Ekonomi Kreatif CFD Mbatu Sae wisata kota batu