Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Thrift Ramaikan CFD Mbatu Sae

I
Penulis: Indah Mei Yunita❯
WARNA BARU: Pengunjung melihat-lihat thrift di Car Free Day (CFD) Mbatu Sae kemarin (9/8). (INDAH MEI YUNITA/RADAR BATU)
WARNA BARU: Pengunjung melihat-lihat thrift di Car Free Day (CFD) Mbatu Sae kemarin (9/8). (INDAH MEI YUNITA/RADAR BATU)

Advertisement

BATU, RADAR BATU – Lapak pakaian bekas atau thrift mulai menjadi pilihan belanja di Car Free Day (CFD) Mbatu Sae, Jalan Sultan Agung, Kecamatan Batu. Kemarin (9/8), sedikitnya tiga lapak thrift ikut meramaikan CFD. Harga yang ditawarkan mulai Rp 5 ribu hingga Rp 100 ribu untuk tiga kaos.

Kehadiran lapak tersebut menambah variasi dagangan di kawasan Stadion Gelora Brantas. Selama ini kawasan CFD Mbatu Sae didominasi dagangan kuliner dan kerajinan. Harga yang murah menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung yang datang untuk berolahraga atau sekadar berjalan-jalan.

Salah satu penjual, Amelia Dwi Laraswati mengatakan baru pertama kali membuka lapak thrift di CFD Mbatu Sae. Sebelumnya, dia berjualan di CFD Jalan Ijen, Kota Malang. “Kami membuka thrifting sekitar lima tahun lalu. Tetapi buka lapak di CFD baru hari ini (kemarin),” ujarnya.

Alasan kepindahannya yakni lantaran jarak rumah yang lebih dekat dengan CFD Mbatu Sae. Pada hari pertama, Amelia membawa hampir 100 pakaian untuk ditawarkan kepada pengunjung.

Beragam pakaian dijual dengan harga terjangkau. Kaos ditawarkan Rp 100 ribu untuk tiga buah, kemeja berbagai motif Rp 5 ribu, serta celana bulu Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.

Advertisement

Menurut Amelia, peminat pakaian thrift masih cukup tinggi. Dalam sekitar satu jam pertama berjualan, sudah ada sejumlah pengunjung yang membeli dagangannya. Produk dengan harga Rp 5 ribu dan celana bulu menjadi yang paling banyak diminati.

“Dari semua produk, yang paling laris itu pakaian Rp 5 ribuan dan celana bulu,” kata dia.

Sementara itu, salah satu pembeli, Fitri Nuraini mengaku awalnya datang ke CFD untuk berolahraga dan mencari sarapan. Namun, keberadaan lapak thrift membuatnya tertarik berhenti.

Advertisement

Artikel Terkait

Ekonomi Kota Batu Tumbuh 5,76 Persen pada Triwulan Kedua

Ekonomi Kota Batu Tumbuh 5,76 Persen pada Triwulan Kedua

Pertumbuhan ekonomi Kota Batu mencapai 5,76 persen pada Triwulan II 2026. Pertumbuhan tersebut didukung oleh beberapa sektor usaha.

Program 365 UP Jadi Wadah Digitalisasi UMKM di Kota Batu

Program 365 UP Jadi Wadah Digitalisasi UMKM di Kota Batu

Kemenko PM dorong digitalisasi UMKM Kota Batu lewat platform 365 UP untuk catat rekam jejak usaha dan integrasikan program pembinaan.

Cak Imin Puji Keberadaan dan Peran PLUT-KUMKM Kota Batu

Cak Imin Puji Keberadaan dan Peran PLUT-KUMKM Kota Batu

PLUT-KUMKM Kota Batu dipuji Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar sebagai contoh pemerintah yang efektif mendampingi UMKM.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer