BATU, RADAR BATU - Lonjakan harga pangan di Pasar Induk Among Tani Kota Batu menjelang Idul Adha tidak dibarengi dengan penguatan daya beli. Fenomena kenaikan harga sejumlah komoditas sembako secara perlahan ini mulai dikeluhkan para pedagang eceran sejak 22 Mei lalu.
Kenaikan harga musiman menjelang hari besar keagaaman tersebut secara ironis justru diiringi dengan penurunan volume penjualan akibat sepinya kunjungan konsumen jika dibandingkan tahun lalu. Komoditas yang paling getol merangkak naik adalah bahan baku pendukung hidangan khas kurban.
BACA JUGA: “Random Sadness” pada Siswa, Ini Upaya untuk Menghentikannya
Harga kacang tanah yang bisa untuk bumbu sate melonjak dari Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Sementara itu, tepung tapioka yang biasa untuk adonan bakso juga ikut terkerek dari Rp 8,5 ribu menjadi Rp 10 ribu per kilogram.
Tren kenaikan juga menjalar pada komoditas utama lainnya. Harga minyak goreng dipatok menjadi Rp 45 ribu per liter dari harga semula Rp 42 ribu. Komoditas gula pasir turut mengalami penyesuaian harga menjadi Rp 17,5 ribu per kilogram.
BACA JUGA: Wisata Bonpi Pujon, Tempat Rekreasi Pegunungan yang Ramai Dikunjungi Keluarga saat Akhir Pekan
“Peningkatan harga baru terjadi seminggu ini karena komoditas kacang dan tepung mulai dicari pembeli,” ujar Suliah, salah seorang pedagang sembako di Pasar Induk Among Tani.
Beban para pedagang kian berat akibat efek rembetan dari mahalnya harga kemasan plastik pembungkus di tingkat retail.
Melambungnya biaya operasional modal ini terpaksa ditelan mandiri oleh pedagang sehingga menggerus margin keuntungan bersih. Kondisi ini diperparah dengan volume transaksi pasar yang tidak sepadan dengan momentum Idul Adha periode sebelumnya.
BACA JUGA: Fenomena “Morning Exhausted” pada Pelajar, Baru Bangun tapi Sudah Lelah
Rahma, pedagang sembako lainnya menyebut koridor pasar kerap melompong sejak pagi hari dan hanya disinggahi oleh segelintir warga yang berbelanja ritel. Keadaan ini membuat omzet harian pedagang merosot tajam.
Selain sembako, harga bumbu dapur ikut bergejolak. “Komoditas bawang merah meroket dari Rp 35 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Harga cabai rawit dan bawang putih dinilai masih relatif stabil dengan fluktuasi di kisaran Rp 1-2 ribu per kilogram,” tandasnya. (aff/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan