Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Sepi Pembeli, Pedagang di Kecamatan Junrejo Bagi-Bagi Sayur Gratis

Fajar Andre Setiawan • Jumat, 5 September 2025 | 19:14 WIB
DISERBU: Warga menyerbu pedagang yang bagi-bagi sayur gratis di tepi Jalan Mojowangi, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo kemarin (4/9).
DISERBU: Warga menyerbu pedagang yang bagi-bagi sayur gratis di tepi Jalan Mojowangi, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo kemarin (4/9).

JUNREJO - Kondisi ekonomi terus melemah membuat daya beli masyarakat semakin rendah. Itulah yang dirasakan penjual sayur di Jalan Mojowangi, RT 14/RW 06, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo kemarin (4/9). Permintaan pasar turun drastis membuat stok sayur melimpah.

Itu membuat mereka membagi-bagikan sayur tersebut secara gratis kepada para tetangga. Mereka melakukannya ketimbang melihat sisa sayur yang ada membusuk. Agenda bagi-bagi sayur tersebut rutin dilakukan setiap hari Kamis. Para pedagang akan mengumpulkan sisa sayur dagangan mereka di tepi jalan.

Warga sekitar tampaknya sudah hapal dengan tradisi itu. Sehingga mereka dengan sendirinya akan berkumpul dan memilah sayur yang masih layak dikonsumsi. “Kami sudah rutin lakukan sejak empat bulan lalu setiap hari Kamis pukul 13.00 sepulang dari pasar,” terang Suwarno, salah seorang pedagang sayur yang turut berbagi kemarin.

Selain warga sekitar RT 14/RW 06, pengendara motor yang melintas juga kerap berhenti untuk mengambil sayuran tersebut. Pria yang juga merupakan Koordinator Pasar Sayur Karangploso, Kabupaten Malang itu mengatakan ada jenis sayuran yang dibagikan beragam. Mulai dari tomat, pakcoi, sawi putih, nangka muda, timun, hingga sawi hijau.

“Sayur yang kami bagikan ini tidak murni dari pedagang sayur dari sini (RT 14/RW 06) saja. Tapi juga ada titipan dari teman-teman pedagang di pasar,” ungkapnya. Beberapa sayur ada yang langsung diwadahi kresek. Isinya bermacam-macam juga. Kemudian dibagikan kepada janda dan masyarakat prasejahtera. 

Terpisah, istri Ketua RT 14 Eni Suswati mengaku rutin mengantar sayur-sayur itu kepada janda dan beberapa warga yang membutuhkan. Setidaknya ada 15 janda dan orang membutuhkan yang rutin dia beri bantuan sayur-mayur tersebut. “Bergantung stok yang ada. Kalau sayurnya banyak, bisa lebih dari 15 orang yang kami datangi dan beri sayur,” ujarnya.

Dia menambahkan kegiatan itu sangat mungkin diselenggarakan secara insidental. Alias tidak perlu menunggu hari Kamis. Kapan pun ada sisa sayur berlebih akan langsung dibagi-bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. (dia/dre)

Editor : A. Nugroho
#sayur #Junrejo #penjualan #pedagang