Angka Kemiskinan Kota Batu Ditarget Susut Jadi 2,49 Persen

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 19:00 WIB
PANGAN MURAH: Sejumlah warga mengantre untuk membeli telur pada program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji beberapa waktu lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)
PANGAN MURAH: Sejumlah warga mengantre untuk membeli telur pada program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji beberapa waktu lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU - Angka kemiskinan di Kota Batu ditarget turun menjadi 2,49 persen pada 2027. Target tersebut melanjutkan tren penurunan kemiskinan dari 3,79 persen pada 2022 menjadi 2,86 persen pada 2025.

Wali Kota Batu Nurochman mengatakan penurunan kemiskinan akan dilakukan melalui tiga pilar utama. Di antaranya penguatan UMKM dan koperasi, peningkatan produktivitas pertanian, dan penguatan perlindungan sosial bagi warga rentan.

Berdasarkan data BPS, angka kemiskinan Kota Batu turun dari 3,79 persen pada 2022 menjadi 3,31 persen pada 2023. Angka tersebut kembali menyusut hingga 2,86 persen pada 2025. Sementara kemiskinan ekstrem juga berhasil ditekan hingga mendekati nol persen.

Baca Juga: Masih Ada 736 Jiwa di Kota Batu Belum Punya KTP - Radar Batu

Nurochman menjelaskan strategi penanganan kemiskinan kini tidak lagi hanya mengandalkan bantuan sosial. “Kami mulai mengarahkan kebijakan pada pemberdayaan ekonomi agar masyarakat mampu mandiri,” ujarnya.

Pada sektor UMKM dan koperasi, intervensi dilakukan melalui permodalan, pelatihan, pendampingan legalitas, hingga perluasan akses pasar digital. Sementara sektor pertanian diarahkan pada modernisasi teknologi dan efisiensi rantai pasok.

Di sisi lain, perlindungan sosial tetap disiapkan bagi masyarakat rentan. Pemkot juga terus memperbarui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Tujuannya agar bantuan lebih tepat sasaran. Dengan kombinasi pemberdayaan ekonomi dan perlindungan sosial itu, pemkot optimistis target kemiskinan 2,49 persen pada 2027 dapat tercapai. 

Editor : Fajar Andre Setiawan
UMKM Kota Batu Kemiskinan Kota Batu Pemberdayaan Ekonomi Pembangunan Ekonomi pemkot batu