RADAR BATU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), telah memprakirakan kondisi cuaca di Kota Batu, pada hari Kamis (14/5).
Kota Batu terlihat mengalami berbagai jenis cuaca, mulai dari cerah, berawan, cerah berawan, udara kabur, serta berkabut pada malam hari.
BMKG juga memprakirakan tingkat suhu dan kelembapan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Batu memiliki suhu 17-24°C dengan tingkat kelembapan sebanyak 71-99%.
Baca Juga: Revitalisasi Simpang Patih Kota Batu Dimulai, Jalan Diperlebar hingga 10 Meter tanpa Traffic Light
Beralih ke Kecamatan Bumiaji, diketahui suhu berada pada angka 16-24°C dengan kelembapan 72-99%. Kemudian, Kecamatan Junrejo memiliki tingkat kelembapan di antara 68-98% dengan suhu 18-26°C.
Berdasarkan data resmi dari BMKG, sebagian besar wilayah Kota Batu diprakirakan mengalami cuaca yang beragam, yakni cerah, berawan, cerah berawan, berkabut, dan disusul udara kabur pada malam hari.
Baca Juga: Pelunasan Sengketa Lahan Junggo Kota Batu Jalan di Tempat
Adapun kelurahan tersebut, meliputi Ngaglik, Songgokerto, Sumberejo, Oro-Oro Ombo, dan Pesanggrahan. Sementara itu tiga wilayah lain, yakni Sidomulyo, Sisir, dan Temas mengalami udara kabur atau penurunan jarak pandang pada malam hari.
Selain cerah dan berawan, wilayah Kecamatan Bumiaji sebagian besar didominasi oleh cuaca udara kabur pada malam hari. Kelurahan tersebut, di antaranya Punten, Pandanrejo, Bumiaji, Giripurno, Bulukerto, dan Sumberbrantas. Sedangkan, Kelurahan Gunungsari, Tulungrejo, dan Sumbergondo, diprakirakan berkabut pada pukul 19.00 WIB.
Baca Juga: Jukir Batu Kini Bisa Untung Besar atau Nombok Sendiri, Dishub Terapkan Sistem Kontrak Ketat
Beralih ke Kecamatan Junrejo, cuaca cerah dan berawan hanya bertahan hingga pukul 19.00 WIB. Kemudian udara kabur atau penurunan jarak pandang, muncul pada pukul 22.00 WIB.
Kondisi cuaca yang cerah dan berawan ini sangat sesuai guna melakukan aktivitas fisik, seperti berenang, jalan kaki, atau bersepeda. Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di malam hari karena akan terjadi udara kabur atau penurunan jarak pandang. Selain itu, dianjurkan untuk selalu memantau kondisi cuaca di laman resmi BMKG secara berkala guna mengantisipasi terjadinya perubahan cuaca.
Editor : Aditya Novrian