BATU, RADAR BATU – Per hari ini (19/4), progres pembangunan gudang dan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kota Batu masih menyisakan pekerjaan rumah (PR). Dari 24 desa/kelurahan, masih ada empat wilayah yang belum memulai pembangunan. Artinya, sebagian besar desa dan kelurahan lainnya telah bergerak lebih dulu.
Berdasarkan data Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu, total 20 desa dan kelurahan sudah memulai pembangunan gerai KDMP. Bahkan, satu gerai di antaranya telah rampung. Sementara itu, empat wilayah yang belum memulai pembangunan meliputi Kelurahan Sisir, Kelurahan Ngaglik, Desa Sidomulyo, dan Desa Pesanggrahan. Kendala utama yang dihadapi masih berkutat pada persoalan lahan.
Kepala Bidang Koperasi Diskumperindag Kota Batu, Muhammad Ghufron Sholihin, menuturkan, belum dimulainya pembangunan di sejumlah desa/kelurahan turut berdampak pada pemenuhan sarana dan prasarana (sarpras) KDMP secara keseluruhan. “Karena masih ada yang belum memulai pembangunan, maka pemenuhan sarpras juga menunggu sampai gerai-gerai tersebut selesai,” ujarnya.
Di sisi lain, pembangunan terbaru dan mulai berjalan di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. Wilayah ini menjadi lokasi terakhir yang melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan gerai KDMP pada bulan ini.
Ghufron menambahkan, pemenuhan sarana dan prasarana akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal difokuskan pada pengisian perlengkapan di dalam gerai. Namun hingga kini, gerai yang telah selesai dibangun pun belum mendapatkan pengisian sarpras. Hal itu lantaran distribusi perlengkapan masih menunggu dari pihak penyedia, yakni Agrinas.
Kini satu gerai yang telah tuntas dibangun, yakni Kelurahan Dadaprejo telah mendapatkan truk serta fasilitas rak untuk gerainya. Terpisah, Pengawas Bidang Koperasi Diskumperindag Kota Batu, Hendry Son, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memastikan jadwal distribusi sarpras secara menyeluruh.
Pemkot Batu terus mendorong percepatan pembangunan, baik bagi wilayah yang belum memulai maupun yang sudah berjalan. Hal itu mengingat pembangunan KDMP memiliki tenggat waktu nasional yang ditargetkan rampung pada Maret 2026, sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025. Hingga kini, capaian di Kota Batu masih jauh dari target tersebut. “Terakhir di Oro-Oro Ombo, tepatnya dibangun di Jalibar,” pungkasnya. (Dia)
Editor : A. Nugroho