Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Cuaca Ekstrem Picu Tiga Bencana dalam Lima Jam di Kota Batu

Zanadia Manik Fatimah • Sabtu, 11 April 2026 | 10:30 WIB
Personel BPBD membersihkan sisa bencana yang terjadi dalam sehari
Personel BPBD Membersihkan Sisa Bencana yang Melanda Kota Batu pada Kamis lalu (9/4)

BATU - Cuaca ekstrem yang melanda Kota Batu pada Kamis lalu (9/4), memicu rentetan bencana dalam waktu singkat. Kurang dari lima jam, tiga kejadian terjadi di lokasi berbeda. Di antaranya pohon tumbang di Payung 2, plengsengan ambrol di Dusun Kekep, hingga longsor tebing di Payung 3.

Meski tanpa korban jiwa, insiden tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dan merusak fasilitas milik warga. Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Suwoko menjelaskan, hujan berintensitas tinggi sejak siang hingga sore menjadi pemicu utama. Kondisi tanah yang jenuh air membuat sejumlah titik rawan tak mampu menahan beban.

BACA JUGA Terulang, Kotak Amal Masjid Ibnu Khaldun Kota Batu Digondol Maling

Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 15.41 di Jalan Trunojoyo, kawasan Payung 2, Kelurahan Songgokerto. “Sebuah pohon gintungan dengan diameter sekitar 10 sentimeter dan tinggi delapan meter tumbang dan menutup sebagian badan jalan,” ujarnya.

Akibatnya, arus lalu lintas sempat tersendat. Petugas BPBD bersama instansi terkait langsung melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon. Selama proses evakuasi, diberlakukan sistem buka-tutup jalan.

BACA JUGA Meski Sumbang Pajak Daerah, DPRD Kota Batu Tetap Ingatkan Pengelola Wisata Mikutopia tentang Izin

Tak berselang lama, sekitar pukul 16.10 plengsengan di Jalan Anjasmoro, Dusun Kekep, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, ambrol. Struktur penahan tanah sepanjang 12 meter dengan tinggi tiga meter itu tak mampu menahan tekanan air.

Material longsor menimpa kandang ayam milik warga bernama Batin Muliyono hingga mengalami kerusakan. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” imbuh Suwoko.

Rentetan bencana berlanjut pada pukul 18.42 di kawasan Payung 3. Tebing setinggi sekitar 12 meter longsor dan menutup sebagian badan jalan dengan material tanah, vegetasi, serta rumpun bambu.

BACA JUGA Lima Wilayah Jadi Sentra Sapi Perah, Ternak Babi Belum Dipetakan di Kota Batu

Petugas BPBD bersama relawan bergerak cepat melakukan pembersihan, baik secara manual maupun menggunakan alat berat. Arus lalu lintas pun berangsur normal setelah proses evakuasi selesai.

Suwoko mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. “Hindari melintas di titik rawan longsor dan lakukan pemangkasan pohon yang berisiko tumbang,” pungkasnya. 

Editor : Fajar Andre Setiawan
#kota batu #longsor batu #cuaca eksrem