BATU - Seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu menjadi sorotan publik. Di tengah mengerucutnya kandidat akibat syarat ketat, DPRD Kota Batu mengingatkan pentingnya transparansi dan kualitas figur yang terpilih.
Wakil Ketua II DPRD Kota Batu, Ludi Tanarto, menilai posisi sekda sangat strategis dalam menentukan arah birokrasi dan pelayanan publik.
“Kecepatan dalam bekerja itu sangat penting, terutama dalam merespons kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA: Revitalisasi Jogging Track Taman Bondas Kota Batu Dianggarkan Rp104,41 Juta
Menurutnya, selama ini masyarakat masih kerap mengeluhkan lambatnya proses administrasi di lingkungan pemerintahan. Karena itu, sekda ke depan harus mampu menghadirkan perubahan nyata.
Di sisi lain, meski seleksi terbuka memungkinkan kandidat dari luar daerah ikut bersaing, aspirasi agar jabatan tersebut diisi oleh pejabat internal tetap menguat.
Pejabat internal dinilai memiliki keunggulan dalam memahami karakter birokrasi serta kebutuhan masyarakat Kota Batu.
BACA JUGA: Lansia Tewas di Sungai Kaliputih Kota Batu Punya Riwayat Operasi Empedu
Namun demikian, Ludi menegaskan DPRD tidak memiliki kandidat unggulan dan menyerahkan sepenuhnya proses seleksi kepada panitia.
Ia justru mengingatkan pentingnya menjaga independensi tim seleksi agar tidak terjadi konflik kepentingan.
“Independensi tim seleksi harus betul-betul dijaga agar menghasilkan Sekda yang mumpuni,” tegasnya.
Selain itu, transparansi dalam proses seleksi juga menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik. Indikator penilaian harus jelas dan terukur agar tidak menimbulkan persepsi negatif.
BACA JUGA: 6 Pedagang Pasar Induk Among Tani Kota Batu Diperiksa, Peluang Saksi Baru Masih Terbuka
“Akuntabilitas menjadi harga mati. Publik harus yakin proses ini objektif,” tambahnya.
Dengan tingginya harapan masyarakat, hasil seleksi Sekda Kota Batu nantinya akan sangat menentukan kualitas pelayanan publik dan stabilitas pemerintahan ke depan. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan