Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tebing 10 Meter di Jalur Payung Ambrol

Zanadia Manik Fatimah • Selasa, 7 April 2026 | 11:42 WIB
MENDADAK: Tebing yang ambrol sempat menutup sebagian badan jalan.
MENDADAK: Tebing yang ambrol sempat menutup sebagian badan jalan.

KOTA BATU, RADAR BATU – Hujan deras mengguyur wilayah Kota Batu pada Senin malam (6/4). Akibatnya, tebing di kawasan Jalan Trunojoyo, tepatnya di jalur Payung 2, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, ambrol. Longsor itu terjadi sekitar pukul 23.40 WIB dan bahkan disebut sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

“Tebing yang longsor memiliki dimensi tinggi sekitar 10 meter, lebar 2 meter, dan panjang lebih dari 1 meter,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Suwoko. Ia menjelaskan, material longsoran berupa tanah serta ranting pohon menutup sebagian bahu jalan. Karena itu, kendaraan yang melintas juga harus ekstra berhati-hati.

Ia menambahkan, kejadian itu dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi pada malam hari. “Material longsor berupa tanah dan ranting pohon menutup sebagian bahu jalan, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut,” ujar Suwoko.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam bencana longsor tersebut. Setelah menerima laporan kejadian, tim BPBD Kota Batu langsung menuju lokasi guna melakukan penanganan.

Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai pihak. Di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu, kepolisian, perangkat kelurahan, relawan kebencanaan, hingga warga setempat.

Petugas terlebih dahulu melakukan kaji cepat untuk memastikan kondisi di lapangan. Baru setelah itu dilanjutkan dengan koordinasi lintas instansi guna pembersihan material longsor yang menutup bahu jalan. 

Tak hanya pengangkatan material tanah dan ranting, petugas juga melakukan penyemprotan air. Itu dilakukan guna membantu proses pembersihan agar jalan kembali aman dilalui kendaraan. Proses pembersihan berlangsung relatif cepat.

“Pembersihan tuntas sekitar pukul 01.00 dini hari,” imbuhnya. 

Meski kondisi jalan telah kembali normal, BPBD Kota Batu tetap melakukan pemantauan di lokasi. Itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan. 

Terakhir, pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat melintasi jalur rawan longsor. Terlebih pada saat hujan turun dengan intensitas tinggi, guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. (dia)

Editor : A. Nugroho
#hujan deras #kota batu #tanah longsor