BATU - Tekanan harga bahan pokok di Kota Batu mulai mereda setelah lonjakan selama Lebaran tahun ini. Sejumlah komoditas utama menunjukkan tren penurunan sejak (27/3) hingga kemarin (1/4). Cabai rawit menjadi komoditas dengan koreksi paling tajam. Dari harga yang sempat tembus Rp110 ribu per kilogram, kini turun ke kisaran Rp68-70 ribu per kilogram.
Di tingkat petani, harga bahkan lebih rendah. Pengepul sayur di Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu Zaini menyebut harga berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram. “Biasanya ada kenaikan sekitar Rp5 ribu di setiap rantai distribusi,” ujarnya.
BACA JUGA Alih Fungsi Lahan Diduga Picu Banjir Luapan di Bumiaji
Sebelumnya, pada pertengahan Maret, harga cabai rawit di tingkat petani masih sekitar Rp60 ribu per kilogram. Kini, di Pasar Induk Among Tani, harga berkisar Rp65-70 ribu per kilogram. Penurunan dipicu mulai stabilnya pasokan setelah sempat tersendat saat permintaan tinggi menjelang Lebaran.
BACA JUGA Alokasi Belanja Pegawai Overload 7 Persen, Pemkot Pastikan Tidak Ada PHK
Sementara harga dari petani untuk cabai besar Rp24 ribu dan cabai keriting Rp20 ribu. Harga bawang merah juga ikut terkoreksi. Dari sempat Rp30 ribu per kilogram di tingkat petani, kini turun menjadi sekitar Rp28 ribu. Di pasar, harga berada di kisaran Rp33 ribu per kilogram. Sementara bawang putih lokal relatif stabil di angka Rp25 ribu per kilogram.
Komoditas lain yang mulai turun adalah daging ayam. Harga saat ini berada di kisaran Rp38 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp45 ribu saat puncak Lebaran. Pedagang ayam di Pasar Induk Among Tani Didik Suliyadi menilai kondisi pasokan dan permintaan mulai seimbang.
BACA JUGA Belanja Pegawai Overload, Pemkot Batu Tegaskan Tak Ada PHK ASN dan PPPK
“Sudah mulai turun meski belum signifikan,” katanya. Ia memperkirakan tren penurunan masih berlanjut. Harga daging ayam berpotensi kembali ke kisaran ideal Rp36 ribu per kilogram dalam waktu dekat.
Editor : Fajar Andre Setiawan